Logo IPI  
Journal > Jurnal Penelitian Hutan Tanaman > ESTIMASI NILAI EKSTERNALITAS KONVERSI HUTAN MANGROVE MENJADI PERTAMBAKAN DI DELTA MAHAKAM KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

 

Full Text PDF (537 kb)
Jurnal Penelitian Hutan Tanaman
Vol 12, No 3 (2015): Jurnal Penelitian Hutan Tanaman
ESTIMASI NILAI EKSTERNALITAS KONVERSI HUTAN MANGROVE MENJADI PERTAMBAKAN DI DELTA MAHAKAM KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Article Info   ABSTRACT
Published date:
21 Mar 2016
 
ABSTRACTBenefit decreation of mangrove ecosystem is directly or indirectly caused by conversion of mangrove forest intoponds. Sylvofishery system was performed to rehabilitate the ecosystem. This study aimed to estimate the externalityvalues of mangrove areas converted to ponds in the Mahakam Delta and to conduct financial analysis of traditionalextensive system as well as sylvofishery system. The study concluded that the lost benefit value was up to Rp209,688,551,071/year from 75,311 ha converted mangrove forests to ponds. Traditional extensive pond system hadnegative BCR value, whereas the sylvofishery had positive BCR value; meaning that sylvofishery system wasprofitable and feasible.ABSTRAKPenurunan manfaat dari ekosistem mangrove baik secara langsung maupun tidak langsung disebabkan oleh konversihutan mangrove menjadi tambak. Untuk mengembalikan kondisi lingkungan, pemerintah melakukan rehabilitasitambak dengan menerapkan sistem tambak wanamina/ . Penelitian ini bertujuan mengestimasi nilai sylvofisheryeksternalitas kawasan mangrove yang dikonversi menjadi tambak di Delta Mahakam dan menghitung analisis usahabudidaya tambak dengan sistem ekstensif-tradisional serta sistem wanamina. Hasil penelitian menunjukkan nilaimanfaat yang hilang mencapai Rp 209.688.551.071 per tahun dari hutan mangrove yang telah dikonversi menjaditambak seluas 75.311 hektar. Nilai BCR tambak sistem ekstensif-tradisional menunjukan nilai negatif dan tambaksistem wanamina bernilai positif artinya bahwa pemanfaatan tambak dengan sistem wanamina akan mendatangkankeuntungan dan layak dilaksanakan pada saat ini.
Copyrights © 2016