Logo IPI  
Journal > Jurnal Penelitian Hasil Hutan > PEMANFAATAN KOMPOS KULIT KAYU MANGIUM UNTUK MEDIA PERTUMBUHAN CENDAWAN MIKORIZA ARBUSKULA DAN BIBIT Acacia mangium Willd

 

Full Text PDF (207 kb)
Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Vol 30, No 2 (2012):
PEMANFAATAN KOMPOS KULIT KAYU MANGIUM UNTUK MEDIA PERTUMBUHAN CENDAWAN MIKORIZA ARBUSKULA DAN BIBIT Acacia mangium Willd
Article Info   ABSTRACT
Published date:
21 Apr 2016
 
Bahan baku yang digunakan dalam penelitian ini adalah kulit kayu mangium yang disterilkan dantidak disterilkan ditambah aktivator kemudian dikomposkan selama 30 hari. Kompos kulit kayumangium tersebut digunakan sebagai media tanam cendawan mikoriza dan bibitAcacia mangium. Tingkat degradasi kompos dievaluasi berdasarkan perubahan kandungan karbon organik, nitrogen total, kadar hara, dan kapasitas tukar kation (KTK). Hasilnya menunjukkan bahwa penambahan aktivator pada proses pengomposan kulit kayu mangium menurunkan nisbah C/N masing-masing menjadi 21,90 (disterilkan) dan 25,30 (tidak disterilkan). Penambahan aktivator tersebut dapat meningkatkan unsur hara N 0,82-1,09%, P 0,22-0,36%, dan K 0,36-1,12%, dan meningkatkan nilai KTK 31,3-32,7 me/100 g. Kolonisasi mikoriza pada media tanam kompos kulit kayu mangium, menunjukkan bahwa kompos tersebut dapat digunakan sebagai media tumbuh sekaligus media pembawa cendawan mikoriza. Persentase koloni yang tinggi (45%) dijumpai pada media kulit kayu mangium yang disterilkan, ditambah aktivator yang diinokulasiGlomussp. Pertumbuhan bibitA. mangiumpada media kulit kayu mangium yang disterilkan dan ditambah aktivator cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan yang ditanam pada media yang tidak disterilkan. Pertumbuhan bibit tertinggi dijumpai pada media tanam yang diinokulasiGigasporasp., sedangkan pertumbuhan diameter batang paling besar terjadi pada media yang diinokulasiGlomussp.
Copyrights © 2016