Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > PROSIDING SEMINAR NASIONAL > IDENTIFIKASI TELUR CACING USUS PADA LALAPAN DAUN KUBIS YANG DIJUAL PEDAGANG KAKI LIMA DI KAWASAN SIMPANG LIMA KOTA SEMARANG

 

Full Text PDF (57 kb)
PROSIDING SEMINAR NASIONAL
Vol 1, No 1 (2008): CONTINUING MEDICAL AND HEALTH EDUCATION (CMHE) | Peran Biomolekuler dalam Pen
IDENTIFIKASI TELUR CACING USUS PADA LALAPAN DAUN KUBIS YANG DIJUAL PEDAGANG KAKI LIMA DI KAWASAN SIMPANG LIMA KOTA SEMARANG
Article Info   ABSTRACT
Published date:
28 Feb 2012
 
Prevalensi infeksi cacing usus di beberapa tempat di Indonesia mencapai80 % yang umumnya ditularkan melalui makanan/minuman atau melalui kulit. Jenis makanan yang memungkinkan terjadinya penularan adalah jenis sayuran seperti kubis karena kubis seringkali dikonsumsi dalam bentuk mentah atau lalapan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan cara pencucian kubis dan mengidentifikasi telur cacing usus pada lalapan kubis yang dijual pedagang kaki lima di kawasan Simpang Lima Kota Semarang.Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan jenis penelitian yangdilakukan adalah “Explanatory Research” dan rancangan penelitian adalahcross sectional. Populasi adalah seluruh pedagang kaki lima yang menjuallalapan dari kubis yang berlokasi di sekitar Simpang Lima. Sampel diambil secara “Simple Random Sampling” dan besar sampel 15 pedagang. Data dikumpulkan dengan cara wawancara terhadap pedagang. Data jenis telur cacing usus dan jumlah telur cacing usus diukur dengan menggunakan metode modifikasi pengapungan NaCl jenuh. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif.Hasil penelitian, pedagang lalapan kubis di kawasan Simpang Lima KotaSemarang yang mencuci kubisnya sebesar 86,7%. Sebanyak 76,9% pedagang mencuci kubisnya dengan air yang tidak mengalir, hanya sebesar 23,1% yang mencuci dengan air mengalir. Pencucian dilakukan dalam keadaan kubis masih utuh (bulatan) dan pada saat akan disajikan bagian terluar dibuang lebih dahulu. Hasil pemeriksaan laboratorium ternyata masih ada 4 sampel kubis (13,3%) yang masih mengandung telur cacing usus yaitu jenis Ascaris lumbriocoides (cacing gelang). Jumlah telur yang ditemukan pada masing-masing sampel hanya 1 telur cacing.Kata kunci : telur cacing usus, lalapan, daun kubis.
Copyrights © 2012