Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Teknik Lingkungan > Fluktuasi Konsentrasi TSS,COD,Nutrien (NH4+,NO3-,NO2-) dan Coliform Sebagai Kajian Kinerja Tiga Tipe Instalasi Pengolahan Air Limbah di Kota Semarang (Studi Kasus : IPAL MCK Gurame, IPAL Shallow Sewerage Banyumanik, IPAL Kombinasi Pedalangan)

 

Full Text PDF (876 kb)
Jurnal Teknik Lingkungan
Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Teknik Lingkungan
Fluktuasi Konsentrasi TSS,COD,Nutrien (NH4+,NO3-,NO2-) dan Coliform Sebagai Kajian Kinerja Tiga Tipe Instalasi Pengolahan Air Limbah di Kota Semarang (Studi Kasus : IPAL MCK Gurame, IPAL Shallow Sewerage Banyumanik, IPAL Kombinasi Pedalangan)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
25 Apr 2016
 
Upaya pencapaian RPJM 2015-2019 bidang Cipta Karya (kementrian PU dan Pera) dikenal dengan “Target 100-0-100” yaitu 100 % untuk akses air minum, 0 % kawasan pemukiman kumuh dan 100% akses sanitasi layak. Tiga tipe sanitasi (1) pemipaan langsung dari rumah/komunal, (2) MCK plus dan (3) kombinasi keduanya (BORDA, 2009). Fasilitas yang telah ada oleh masyarakat bisa dikelola sendiri. Tetapi  pemerintah belum berkomitmen dalam monitoring terhadap IPAL terlihat masih tidak berjalannya monitoring pengukuran kualitas air limbah setiap 6 bulan sekali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat fluktuasi konsentrasi TSS, COD, Nutrien (Ammonium, Nitrat, Nitrit) dan coliform serta melihat efisiensi TSS dan COD untuk melihat kinerja IPAL. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional, dengan desain penelitian menggunakan deskriptif. Penelitian ini menggunakan purposive sampling, sampling dilakukan pada inlet dan outlet IPAL dilakukan 2 kali dalam seminggu yaitu pada hari selasa dan jumat. Hasil penelitian menunjukkan kinerja IPAL Banyumanik  paling stabil dapat dilihat di hampir semua parameternya bahwa nilai koefisien IPAL Banyumanik reletif lebih kecil dibandingkan dengan IPAL Gurame dan IPAL Pedalangan dengan nilai fluktuasi TSS 24,14%, COD 15,48%, Ammonium 10,08 %, Nirat 19,23%, Nirit 103, 5%. Sedangkan untuk kinerja IPAL yang paling baik yaitu IPAL Pedalangan, IPAL Pedalangan memiliki effisiensi removal paling besar yaitu 65,39% untuk parameter TSS danefisiensi removal  77,49 % untuk parameter COD.
Copyrights © 2016