Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Journal of Management of Aquatic Resources > BEBERAPA ASPEK BIOLOGI LOBSTER AIR TAWAR (Cherax quadricarinatus) YANG DITANGKAP DENGAN BUBU DI PERAIRAN RAWA PENING KABUPATEN SEMARANG

 

Full Text PDF (257 kb)
Journal of Management of Aquatic Resources
Volume 5, Nomor 1, Tahun 2016
BEBERAPA ASPEK BIOLOGI LOBSTER AIR TAWAR (Cherax quadricarinatus) YANG DITANGKAP DENGAN BUBU DI PERAIRAN RAWA PENING KABUPATEN SEMARANG
Kurniawan, Wahyu ( Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro)
Saputra, Suradi Wijaya ( Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro)
Solichin, Anhar ( Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
29 Jan 2016
 
Lobster air tawar (Cherax quadricarinatus) merupakan salah satu udang air tawar yang saat ini produksinya atau ketersediaan stok di alam semakin menurun karena tingkat penangkapan yang meningkat sehingga perlu dijaga kelestariannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa aspek biologi dan strategi pengelolaan sumberdaya Lobster air tawar di Perairan Rawa Pening Kabupaten Semarang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2014. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan metode sensus sampling. Data primer meliputi panjang berat lobster, tingkat kematangan gonad, dan fekunditas untuk mengetahui aspek biologi lobster air tawar. Hasil penelitian didapatkan jumlah sampel panjang berat sebanyak 20 ekor dengan kisaran panjang 65 mm - 180 mm dan modus 113 mm - 128 mm sebanyak 19 ekor dan berat 10 gram – 90,3 gram, ukuran pertama kali lobster tertangkap (L 50%) adalah 94,2 mm dan ukuran pertama kali lobster matang gonad (Lm 50%) adalah 93,7 mm. Nilai Lm 50% < Lc 50% dan Lc 50% <1/2 L∞. Sifat pertumbuhannya adalah allometrik negatif dengan nilai Kn adalah 1,125. Jumlah sampel TKG betina sebanyak 10 didominasi oleh TKG II dan TKG IV. Nilai indeks kematangan gonad terendah pada lobster betina adalah 0,91 % dan nilai IKG tertinggi adalah 4,21 %. Pengelolaan lobster air tawar di Perairan Rawa Pening Kabupaten Semarang adalah dilakukan dengan cara jika terdapat lobster yang belum layak tangkap terperangkap, maka sebaiknya dilepaskan kembali ke perairan. Freshwater Crayfish (Cherax quadricarinatus) is one of the freshwater crayfish which needs to be preserved because of increasing capture efforts. The objective of the study was to observe the biological aspects and strategies to manage freshwater crayfish resources in Rawa Pening waters Semarang Regency. The study was conducted in November 2014 use descriptive methods. The samples were obtained use sensus sampling method. Primary data includes length and weight of the fish, gonad maturity level, and fecundity to identify the freshwater crayfish biological aspects. The study has shown that the total sample length and  weight of the freshwater crayfish ranges from 65 mm to 180 mm and weight 10g-90,3g, and the size of the first captured fish (L50%) was 94,2 mm. The growth observed was negative allometric showing the value of Kn 1,125. The gonad maturity level for female freshwater crayfish was dominated by TKG II and TKG IV. The lowest gonad maturity index for female freshwater crayfish was 0,91 % and the highest was 4,21. The first mature gonad for female freshwater fish was obtained was 93,7 mm. The fecundity ranged from 104  to 134 items. The effort to manage freshwater crayfish in Rawa Pening waters Semarang Regency was done by if there are lobsters  that are caught are not worth catching, then its good to be released back into the waters.
Copyrights © 2016