Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Ipteks Terapan > PENGARUH FRAKSI VOLUME PENGUAT TERHADAP KEKUATAN LENTUR GREEN COMPOSITE UNTUK APLIKASI PADA BODI KENDARAAN

 

Full Text PDF (183 kb)
Jurnal Ipteks Terapan
Vol 9, No 4 (2015): JIT
PENGARUH FRAKSI VOLUME PENGUAT TERHADAP KEKUATAN LENTUR GREEN COMPOSITE UNTUK APLIKASI PADA BODI KENDARAAN
Perdana, Mastariyanto ( Institut Teknologi Padang)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
14 Jul 2016
 
Composites are one of material be used in engineering field. This is due the composites has light weight and relatively strong properties. The synthesis fiber-based composites reduces to obtain environmental friendly properties. This research use hybrid fiber which consist of calcium carbonate (CaCO3) powder and bagasse fiber. Matrix used is resin polyester. Variation of volume fraction between bagasse and calcium carbonate powder are 10:20, 15:15 and 20:10 respectively. Volume fraction of hybrid fiber and polyester is 30:70. This study aims to determine mechanical properties of hybrid composites for each variation of volume fraction. Test results showed. Bending strength of bagasse-based hybrid composites and powder of calcium carbonate with a variation of volume fraction of 10%: 20%, 15%: 15% and 20%: 10% are 53.77 MPa, 54.90 MPa and 59.76 MPa. Hybrid composites with volume fraction 20% bagasse and 10% calcium carbonate powder has highest of bending strength. Green composite based bagasse and calcium carbonate powder can use on application of vehicle body.Komposit merupakan salah satu material yang banyak digunakan pada bidang keteknikan. Ini dikarenakan komposit memiliki sifat ringan dan relatif kuat. Untuk mendapakatkan sifat yang ramah lingkungan, penggunaan komposit yang berbasis serat sintesis dikurangi penggunaannya. Penelitian ini menggunakan serat hibrid yaitu penggabungan antara serbuk kalsium karbonat (CaCO3) dan serat ampas tebu (bagasse). Matrix yang digunakan adalah resin polyester.Variasi fraksi volume antara bagasse dan serbuk kalsium karbonat masing-masing adalah 10:20, 15:15 dan 20:10. Fraksi volume antara serat hibrid dan resin polyester adalah 30:70. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat mekanik dari komposit hibrid berbasis bagasse dan serbuk kalsium karbonat untuk masing-masing variasi fraksi volume. Hasil pengujian menunjukkan bahwakekuatan bending tertinggi komposit hibrid berbasis bagasse dan serbuk kalsium karbonat adalah fraksi volumeserat 20% bagasse dan 10% serbuk kalsium karbonat yang mempunyai kekuatan bending sebesar 59.76 MPa. Kekuatan bending dari komposit hibrid berbasis bagasse dan serbuk kalsium karbonatdengan variasi fraksi volume 10% : 20%, 15% : 15% dan 20% : 10% adalah 53.77 MPa, 54.90 MPa dan 59.76 MPa.Komposit ramah lingkungan berbasis serat ampas tebu dan serbuk kaslium karbonat dapat diaplikasikan pada bodi kendaraan
Copyrights © 2016