Logo IPI  
Journal > REFLEKSI EDUKATIKA > PENERAPAN METODE LAWARAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN DAN MOTIVASI MEMBACA HURUF JAWA PADA PESERTA DIDIK KELAS 3 SD 2 HONGGOSOCO KECAMATAN JEKULO KABUPATEN KUDUS TAHUN PELAJARAN 2014/2015

 

Full Text PDF (189 kb)
REFLEKSI EDUKATIKA
Vol 5, No 2 (2015): Refleksi Edukatika Vol. 5 No. 2 Th. 2015
PENERAPAN METODE LAWARAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN DAN MOTIVASI MEMBACA HURUF JAWA PADA PESERTA DIDIK KELAS 3 SD 2 HONGGOSOCO KECAMATAN JEKULO KABUPATEN KUDUS TAHUN PELAJARAN 2014/2015
Hastutik, Sri ( SD 2 Honggosoco)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
27 Aug 2016
 
Tujuan yang hendak dicapai adalah untuk meningkatkan : 1) keterampilan membaca aksara Jawa, dengan menggunakan metode lawaran; dan 2) motivasi peserta didik dalam pembelajaran, yaitu keaktifan, ketertarikan, keinginan peserta didik untuk belajar membaca aksara Jawa sesuai dengan teknik membaca aksara Jawa dengan benar.  Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan di SD 2 Honggosoco Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus, dengan subjek para peserta didik  kelas 3 semester 1 tahun pelajaran 2014/2015. Jumlah peserta didik  ada 21,  dengan rincian 9 laki-laki dan 12 perempuan. Adapun yang menjadi objek penelitian adalah pembelajaran membaca aksara Jawa. Proses penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi empat tahapan, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi, serta tahap analisis dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat peningkatan kualitas pembelajaran baik proses maupun hasil membaca aksara Jawa pada peserta didik kelas 3 SD 2 Honggosoco Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus. Peningkatan kualitas proses pembelajaran tersebut ditandai dengan meningkatnya: 1) jumlah kualitas peserta didik yang aktif dalam kegiatan apersepsi maupun dalam kegiatan pembelajaran; 2) jumlah peserta didik yang tertarik dan termotivasi dalam kegiatan pembelajaran membaca aksara Jawa; dan 3) jumlah peserta didik yang sudah mampu membaca aksara Jawa dengan teknik yang benar dengan menggunakan metode lawaran. Adapun peningkatan kualitas hasil pembelajaran ditandai dengan meningkatnya jumlah peserta didik yang mencapai batas ketuntasan, yaitu pada siklus 1 adalah 15 peserta didik dari 22 peserta didik (71%) yang mencapai kategori cukup dan baik. Pada siklus 2 menjadi 22 peserta didik (100%). Sedangkan kecepatan rata-rata membaca mencapai  25.96.  Adapun langkah-langkah efektif yang dilakukan oleh peneliti untuk mengoptimalkan metode ini, antara lain: 1) membagi peserta didik secara berkelompok yang didasarkan perbedaan tingkat kemampuan membaca aksara Jawa; 2) memberi kesempatan kepada peserta didik untuk berlatih membaca aksara Jawa melalui metode lawaran; 3) mengintegrasikan keterampilan membaca aksara Jawa dengan keterampilan berbahasa lainnya, seperti berbicara, menulis, dan mendengarkan; dan 4) mengaplikasikan membaca aksara Jawa dalam kegiatan seni di lingkungan sekolah khususnya sesuai pengalaman yang didapat peserta didik selama penelitian. Prinsip pokok pada metode ini adalah mengetahui, berlatih, menerapkan, memeragakan, sehingga peserta didik mengaktualisasikan membaca aksara Jawa dengan benar.
Copyrights © 2016