Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > AGRIFOR > PENGARUH KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH TERHADAP REGENERASIBAWANG PUTIH (Allium sativum L) SECARA KULTUR JARINGAN

 

Full Text PDF (295 kb)
AGRIFOR
Vol 15, No 1 (2016): Maret
PENGARUH KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH TERHADAP REGENERASIBAWANG PUTIH (Allium sativum L) SECARA KULTUR JARINGAN
Article Info   ABSTRACT
Published date:
28 Apr 2016
 
Pengaruh  Konsentrasi  Zat Pengatur Tumbuh Terhadap Regenerasibawang Putih (Allium sativum L) Secara Kultur Jaringan. Bawang putih merupakan salah satu bahan bumbu yang dapat digunakan untuk bahan obat-obatan. perbanyakan bawang putih pikir kultur jaringan dipengaruhi oleh konsentrasi zat pengatur tumbuh dalam medium kultur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi NAA dan Kinetin untuk regenerasi bawang putih pikir budidaya. Eksplan itu disterilkan dari diinokulasi pada media, k0 (0 mg / l NAA + 0 mg / l kinetin); k1 (4 mg / l NAA + 0 mg / l kinetin); k2 (3 mg / l NAA + 1 mg / l kinetin); k3 (2 mg / l NAA + 2 mg / l kinetin); k4 (1 mg / l NAA + 3 mg / l kinetin); Dan k5 (0 mg / l NAA + 4 mg / l kinetin).Hasil hasilnya menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi NAA + kinetin significally dilakukan pada tahap awal pertumbuhan, jumlah daun, tunas dan panjang akar. Pertumbuhan tanaman pengatur konsentrasi (NAA 1 mg / l + Kinetin 3 mg / l) mampu meningkatkan eksplan morfogenesis dalam membentuk planlet, seperti, daun, akar, serta kalus.
Copyrights © 2016