Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Hortikultura > Seleksi Khamir Epifit Sebagai Agens Antagonis Penyakit Antraknosa Pada Cabai

 

Jurnal Hortikultura
Vol 24, No 3 (2014): September 2014
Seleksi Khamir Epifit Sebagai Agens Antagonis Penyakit Antraknosa Pada Cabai
Hartati, Sri ( Mahasiswa Program Studi Fitopatologi, Sekolah Pascasarjana IPB Jl. Kamper Kampus IPB Dramaga, Bogor 16680)
Wiyono, Suryo ( Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, IPB Jl. Kamper Kampus IPB Dramaga, Bogor 16680)
Hidayat, Sri Hendrastuti ( Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, IPB Jl. Kamper Kampus IPB Dramaga, Bogor 16680)
Sinaga, Meity S ( Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, IPB Jl. Kamper Kampus IPB Dramaga, Bogor 16680)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
12 May 2016
 
Antraknosa merupakan penyakit penting pada tanaman cabai yang dapat menyebabkan kerugian ekonomi cukup besar. Khamir merupakan salah satu mikroba yang telah diketahui berpotensi sebagai agens antagonis pada berbagai produk pascapanen. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan isolat-isolat khamir epifit yang berpotensi sebagai agens antagonis penyakit antraknosa pada cabai. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Mikologi Tumbuhan dan Kebun Percobaan Institut Pertanian Bogor, dari bulan April sampai Desember 2013. Khamir epifit diisolasi dari daun dan buah cabai merah yang diperoleh dari pertanaman cabai di Rancabango dan Panjiwangi (Kabupaten Garut) dan Dramaga (Kabupaten Bogor). Patogen penyebab antraknosa yaitu Colletotrichum acutatum diisolasi dari buah cabai bergejala dari pertanaman cabai di Panjiwangi. Khamir hasil isolasi diuji patogenisitasnya pada benih dan buah cabai. Khamir nonpatogenik diseleksi potensi antagonismenya terhadap  penyebab penyakit antraknosa. Diperoleh 43 isolat khamir epifit, semua isolat bersifat nonpatogenik berdasarkan hasil uji patogenisitas. Seleksi potensi antagonisme isolat khamir epifit menghasilkan 23 isolat yang berpotensi sebagai agens antagonis C. acutatum. Empat belas isolat  khamir epifit menyebabkan penghambatan penyakit antraknosa lebih besar dibandingkan mankozeb.
Copyrights © 2016