Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Agro Ekonomi > Valuasi Ekonomi Wisata Bahari dan Perikanan Tangkap di Maluku

 

Jurnal Agro Ekonomi
Vol 17, No 2 (1998): Jurnal Agro Ekonomi
Valuasi Ekonomi Wisata Bahari dan Perikanan Tangkap di Maluku
Irianto, Bambang ( Peneliti pada Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Ambon)
Syukur, Muhamad ( Peneliti pada Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Ambon)
Hasan, Noor ( Peneliti pada Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Ambon)
Talaohu, Siti H. ( Peneliti pada Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Ambon)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
30 Sep 2016
 
ABSTRAKPenelitian ini dimaksudkan untuk menduga potensi perrnintaan dari dua kepentingan terpilih yaitu sektor perikanan dan sektor pariwisata. Penghitungan nilai ekonomis usaha perikanan dan kegiatan wisata ini dilakukan dengan mengumpulkan data primer dari kedua jenis kegiatan tersebut yang yang diperoleh melalui kuesioner dan data sekunder dari informan-informan kunci serta instansi-instansi terkait. Analisis usaha penangkapan dilakukan untuk menghitung nilai ekonomis sumber daya perikanan sedangkan data kegiatan wisata dianalisis dengan menggunakan metode regresi biaya peijalanan (travel cost method) dan metode valuasi perkiraan (contingent valuation method). Hasil analisis di antaranya memperlihatkan bahwa nilai ekonomis kegiatan wisata di kedua daerah yang diteliti (Banda dan Pantai Sorbat Indah) jauh lebih tinggi dari nilai ekonornis kegiatan perikanannya yang diduga disebabkan karena kegiatan perikanan tangkap yang ada berskala kecil dan wilayah operasinya hanya di daerah pesisir. Walaupun demikian, kegiatan penangkapan ikan tersebut mempengaruhi secara langsung salah satu unsur penting dari daerah wisata yaitu kelestarian terumbu karang. Kalaupun pengembangan wisata hams mengorbankan kegiatan perikanan, maka yang perlu diperhatikan adalah ganti rugi atau kompensasi bagi nelayan atas kehilangan sumber pendapatannya tersebut. Paling tidak, nilai kompensasi total tersebut harus sama dengan nilai ekonomis perikanan tangkap di daerah tersebut per tahun sampai mereka mendapatkan sumber pencaharian lainnya yang layak.
Copyrights © 2016