Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Teknik Lingkungan > ESTIMASI SEBARAN GAS NO2 DAN ANALISIS RISIKO GAS SO2 DAN NO2 DI TERMINAL TERHADAP KESEHATAN PENGGUNA TERMINAL (STUDI KASUS: TERMINAL MANGKANG DAN PENGGARON SEMARANG)

 

Full Text PDF (611 kb)
Jurnal Teknik Lingkungan
Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Teknik Lingkungan
ESTIMASI SEBARAN GAS NO2 DAN ANALISIS RISIKO GAS SO2 DAN NO2 DI TERMINAL TERHADAP KESEHATAN PENGGUNA TERMINAL (STUDI KASUS: TERMINAL MANGKANG DAN PENGGARON SEMARANG)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
24 Oct 2016
 
Terminal merupakan salah satu lokasi yan menghasilkan pencemaran udara akibat dari kegiatan trasnsportasi. Kegiatan trasportasi menghasilkan banyak polutan yang dapat meghasilkan dampak negatif bagi kesehatan. Beberapa polutan tersebut adalah gas NO2 (nitrogen dioksida) dan SO2 (sulfur dioksida). Penelitian mengenai analisis risiko memiliki empat tahapan yaitu identifikasi bahaya, penilaian paparan, penilaian dosis respon dan karakteristik risiko. Dalam penelitian ini membahas tentang analisis risiko cemaran NO2 dan SO2 di terminal bus terhadap pengguna terminal yang terdiri dari dua pengukuran yaitu weekdays dan weekend pada pagi hari di jalur masuk, siang hari di jalur menunggu dan sore hari di jalur keluar bus. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur besarnya konsentrasi NO2 dan SO2 serta membuat estimasi sebaran pada tiap pengukuran, membandingkan hasil pengukuran dengan baku mutu dan menganalisis besarnya nilai risiko terhadap pengguna terminal. Metode penelitian ini adalah survei lokasi dan pengambilan sampel konsentrasi NO2 dan SO2, selanjutnya dilakukan pengolahan data untuk mengetahui sebaran dan nilai risiko NO2 dan SO2 di terminal. Baku mutu untuk NO2 dan SO2 adalah 400 µg/Nm3 dan 900 µg/Nm3. N Tingkat risiko non-karsinogenik dinyatakan dengan istilah risk quotient (RQ). Kategori tidak berisiko dinyatakan dalam RQ ≤ 1 dan kategori berisiko dinyatakan dalam RQ >1. Nilai risiko NO2 paling besar di terminal Mangkang adalah pada weekdays sebesar 0,10824 dan di terminal Penggaron adalah pengukuran weekend sebesar 0,059053. Nilai risiko SO2 paling besar di terminal Mangkang adalah pada pengukuran weekdays sebesar 0,061319 dan di terminal Penggaron adalah pengukuran weekdays sebesar 0,081307. Risiko cemaran NO2 dan SO2 di terminal Mangkang dan Penggaron RQ ≤ 1 sehingga dinyatakan tidak berisiko.
Copyrights © 2016