Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Majalah Obstetri & Ginekologi > Pengaruh Monoklonal Antibodi Bovine Zona Pelusida 3 (bZP3) terhadap Diameter dan Atresia Folikel Ovarium Mencit (Mus musculus)

 

Full Text PDF (224 kb)
Majalah Obstetri & Ginekologi
Vol 24, No 1 (2016): Januari - April 2016
Pengaruh Monoklonal Antibodi Bovine Zona Pelusida 3 (bZP3) terhadap Diameter dan Atresia Folikel Ovarium Mencit (Mus musculus)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
12 Oct 2016
 
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh antibodi monoklonal bZP3 dalam folikel ovarium yang mengalami atresia dan diameter berbagai folikel ovarium.Bahan dan Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental sejati dengan post only control group design. Sampel berupa 36 mencit (Mus musculus) betina yang terbagi menjadi 6 kelompok, 3 kelompok kontrol (kelompok 1, 2, dan 3) diberi Phospatase Buffer Saline (PBS) 50 µl dan 3 kelompok perlakuan (kelompok 4, 5, dan 6) diberi Mab bZP3 50 µl. Kelompok 1 dan 4 dihentikan pada hari ke-5, kelompok 2 dan 5 dihentikan pada hari ke-10, dan kelompok 3 dan 6 dihentikan pada hari ke-20. Evaluasi folikel atresia ovarium dan diameter folikel ovarium dilakukan dengan hematoxylin eosin (HE) dan data diolah dengan statistik parametrik.Hasil: Tidak ada perbedaan signifikan pada berbagai aspek folikel atresia dan diameter folikel (p> 0,05), namun secara deskriptif, jumlah folikel yang mengalami atresia pada kelompok perlakuan primer, sekunder, dan tersier lebih tinggi daripada kelompok kontrol, kecuali pada hari ke-20 waktu observasi.Simpulan: Pemberian Mab bZP3 tidak berpengaruh terhadap jumlah folikel atresia dan diameter folikel selama waktu pengamatan.
Copyrights © 2016