Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan) > PENGEMBANGAN SIKAP KREATIF SISWA PADA PRAKTIKUM PENJERNIHAN AIR

 

Full Text PDF (170 kb)
EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan)
Vol 1, No 2 (2016)
PENGEMBANGAN SIKAP KREATIF SISWA PADA PRAKTIKUM PENJERNIHAN AIR
Sari, Sari ( Pendidikan Kimia Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati, Jl. A. H. Nasution No. 105 Cipadung - Cibiru, Kota Bandung)
Ratnasari, Ratnasari ( Pendidikan Kimia Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati, Jl. A. H. Nasution No. 105 Cipadung - Cibiru, Kota Bandung)
Farida, Ida ( Pendidikan Kimia Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati, Jl. A. H. Nasution No. 105 Cipadung - Cibiru, Kota Bandung)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
30 Jul 2016
 
Suatu permasalahan dapat diselesaikan dengan menggunakan sikap kreatif yang merupakan salah satu pembentuk kreativitas. Sikap kreatif dapat dikembangkan dalam pembelajaran di sekolah. Pengembangan sikap kreatif pada praktikum penjernihan air dapat dilakukan melalui penerapan model Context Based Learning (CBL) pada proses pembelajaran. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan aktivitas siswa dengan menerapkan model CBL pada praktikum penjernihan air dan memperoleh gambaran sikap kreatif siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kelas. Subjek penelitiannya yaitu siswa kelas XI IPA 1 SMA Mekar Arum Bandung sebanyak 30 siswa. Instrumen yang digunakan yaitu deskripsi pembelajaran, lembar observasi proses pembelajaran, LKS, lembar penilaian kinerja, lembar observasi dan kuesioner sikap kreatif. Aktivitas pembelajaran siswa menggunakan model CBL berlangsung dengan sangat baik. Secara keseluruhan pengembangan sikap kreatif adalah baik. Berdasarkan lembar observasi jumlah siswa tertinggi yang mendapatkan nilai baik ialah pada sub indikator mempertanyakan segala sesuatu yaitu 63,4%. Berdasarkan kuesioner jumlah siswa tertinggi dengan kategori sangat kuat pada sub indikator menghargai kebebasan tapi tahu bahwa kebebasan menuntut tanggung jawab yaitu 73,3%. Penerapan model CBL sebaiknya digunakan pada konsep yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari.
Copyrights © 2016