Logo IPI  
Journal > ?Vanos?Journal of Mechanical Engineering Education > TUGAS DAN ETIKA GURU SMK DALAM PERSPEKTIF HADIS TARBAWI

 

Full Text PDF (670 kb)
?Vanos?Journal of Mechanical Engineering Education
Vol 1, No 2 (2016)
TUGAS DAN ETIKA GURU SMK DALAM PERSPEKTIF HADIS TARBAWI
Ridwan, Iwan ( Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Kampus II, Jl. Raya Ciwaru No. 25 Serang, Banten 42117)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
30 Dec 2016
 
Pandangan para ahli pendidikan imam al-Ghazali, athiyyah al-Abrasyi, Ahmad Tafsir dan Abdurahman an-Nahlawi berpendapat bahwa tugas guru adalah; (1) guru SMK hendaklah memiliki rasa kasih sayang kepada muridnya. (2) Guru SMK hendaklah berfungsi sebagai pengarah dan penunjuk bagi siswanya. (3) Guru SMK dalam mengajar dan memberikan bimbingan hendaklah bermaksud mendekatkan diri kepada Allah. (4) Guru SMK hendaknya mencegah peserta didik dari perbuatan dekadensi moral. (5) Guru SMK dalam proses belajar mengajar menggunakan bahasa yang sesuai dengan tingkat berfikir siswa. (6) Guru SMK mensucikan dan membersihkan siswa dari sifat tercela dan menghiasi dengan sifat yang mulia. (7) Guru SMK mentransformasikan pengetahuan dan mengamalkan ilmunya. (8) Guru SMK hendaklah meluruskan niat siswanya dengan ikhlas dalam menuntut ilmu. Sedangkan etika guru SMK menurut hadis Tarbawi adalah: (1) guru SMK dalam mengajar hendaklah bertujuan mengharap ridha Allah, menyebarkan ilmu dan menghidupkan syari’at. (2) Guru SMK hendaklah tidak merendahkan siswanya disebabkan karena bebal otaknya. (3) Guru SMK hendaklah menanamkan akhlak mulia terhadap siswanya. (4) Guru SMK hendaklah menjadi sumber tauladan bagi siswanya. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Sumber data dalam penelitian ini dibagi dua, yaitu data primer yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari buku “Hadis Tarbawi” Karangan Samsu Nizar dan Zainal Effendi Hasibuan. Kitab Riyadhul al-Shalihin; min kalami sayyidil mursalin, kitab ini dikarang oleh Abi Zakaria Yahya bin Syarif an-Nawawi. Data sekunder yaitu buku, artikel, literatur dan referensi terkait lainnya.
Copyrights © 2016