Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Sari Pediatri > Karsinoma Nasofaring pada Anak: Karakteristik, Tata Laksana dan Prognosis

 

Sari Pediatri
Vol 13, No 1 (2011)
Karsinoma Nasofaring pada Anak: Karakteristik, Tata Laksana dan Prognosis
Article Info   ABSTRACT
Published date:
17 Nov 2016
 
Latar belakang. Angka kejadian karsinoma nasofaring (KNF) pada anak bervariasi antara 1-5% dari seluruhkeganasan pada anak, dengan gejala klinis tersering massa di leher yang tidak nyeri akibat keterlibatankelenjar getah bening regional.Tujuan. Mengkaji secara deskriptif karakteristik, tata laksana, dan prognosis pasien KNF pada anak.Metode. Studi ini merupakan kajian deskriptif pada pasien KNF anak yang berobat di Departemen IKARSCM sejak Januari 2004 hingga Desember 2009 dan telah dibuktikan dengan pemeriksaan histopatologi.Data perjalanan penyakit pasien berikut hasil pemeriksaan penunjang dan terapi diperoleh dari data registrasipasien onkologi IKA RSCM dan rekam medik.Hasil. Selama tahun 2005-2009 terdapat pasien baru KNF 24 orang, namun data lengkap hanya terdapatpada 13 pasien. Satu orang pasien meninggal sebelum dilakukan penentuan stadium. Dari 12 pasien, 10pasien adalah laki-laki dan 2 orang perempuan. Median usia pasien 12 tahun. Manifestasi klinis terseringadalah benjolan di leher yang tidak nyeri (8), epistaksis (4), dan nyeri kepala (1). Sepuluh dari 12 pasienmempunyai gambaran histopatologi karsinoma tidak berdiferensiasi (klasifikasi WHO tipe III), dan 2 oranglainnya karsinoma sel skuamosa (klasifikasi WHO tipe I). Dari 12 pasien, 3 orang stadium III, 4 orangstadium IVA, 4 orang stadium IVB dan 1 orang stadium IVC. Sepuluh dari 12 pasien mendapat pengobatankombinasi radioterapi dan kemoterapi, dua lainnya menjalani radioterapi. Dari 12 pasien yang mendapatpengobatan, 7 orang dinyatakan loss to follow up, dan 5 orang masih dalam pengobatan.Kesimpulan. Jumlah pasien KNF anak di Departemen IKA RSCM 2% (24 dari 1194 pasien) dari seluruhkeganasan anak tahun 2004-2009. Mayoritas pasien datang dalam kondisi lanjut, stadium III dan IV padawaktu diagnosis. Analisis free survival pada studi ini sulit dilakukan karena angka loss to follow up tinggi.
Copyrights © 2016