Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Sari Pediatri > Perjalanan Penyakit Purpura Trombositopenik Imun

 

Sari Pediatri
Vol 8, No 4 (2007)
Perjalanan Penyakit Purpura Trombositopenik Imun
Article Info   ABSTRACT
Published date:
02 Mar 2007
 
Latar belakang. Purpura trombositopenia imun merupakan kelainan hematologi yangumum dijumpai, ditandai dengan penurunan jumlah trombosit disertai manifestasiperdarahan berupa perdarahan kulit. Tata laksana yang terbanyak adalah pemberiankortikosteroid baik dalam bentuk tunggal atau kombinasi. Sebagian besar pasien akanmengalami remmisi dalam 6 bulan, sedang selebihnya dapat menjadi kronik.Tujuan. Mendapatkan gambaran klinis, respons terhadap terapi dan perjalanan penyakitanak dengan purpura trombositopenik imun (PTI) di Departemen Ilmu Kesehatan AnakRumah Sakit Cipto Mangunkusumo.Metoda. Dilakukan penelusuran data rekam medis pada anak (usia 0-18 tahun) denganPTI baru yang berobat ke Divisi Hematologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak RumahSakit Cipto Mangunkusumo antara Juli 2003 sampai Mei 2006.Hasil. Enam puluh enam pasien dengan PTI berhasil diidentifikasi, terdiri dari 43 laki-lakidan 23 perempuan, usia rerata 4,78 tahun (rentang 1 bulan – 14,9 tahun; puncaknya usia 2-5tahun). Manifestasi perdarahan terbanyak berupa petekie (59) diikuti epistaksis (12), perdarahanmukosa mulut (8), perdarahan subkonjungtiva (5), hematemesis/melena (4), dan hematuria(3). Tujuh belas mengalami lebih dari 1 gejala. Tidak ada yang mengalami perdarahanintrakranial maupun meninggal dunia. Pemeriksaan aspirasi sumsum tulang dilakukan pada15 pasien dan hanya 1 yang menunjukkan gangguan pematangan sistem granulopoetik. Tujuhbelas pasien tidak mendapatkan terapi dan hanya memerlukan observasi, sedang 49 pasienlainnya mendapat terapi. Pengobatan terdiri dari pemberian kortikosteroid (24/49),kortikosteroid serta transfusi trombosit (23/49), kortikosteroid dan imunosupresan (1/49),dan kortikosteroid dan imunoglobulin (1/49). Pasien PTI yang mengalami remisi sebanyak38 pasien dan sebagian besar remisi terjadi kurang dari 6 minggu (30/38). PTI kronik didapatkanpada 9 pasien. Sembilan belas pasien tidak diketahui perjalanan penyakitnya karena tidakkontrol. Semua pasien berusia di bawah 1 tahun mengalami remisi dalam 6 bulan dan tidakada yang menjadi kronik. Pasien berusia di bawah 10 tahun lebih banyak yang mengalamiremisi dalam 6 bulan (PTI akut) dibandingkan dengan anak yang berusia di atas 10 tahun.Kesimpulan. PTI ditemukan lebih banyak pada anak laki-laki dari pada anak perempuan(1,8:1). Usia rerata awitan PTI 4,78 tahun; puncak kejadian pada usia 2-5 tahun.Manifestasi perdarahan terbanyak berupa petekie, diikuti epistaksis, perdarahan mukosamulut, perdarahan subkonjungtiva, hematemesis/melena, dan hematuria Sebagian besarkasus sembuh dalam 6 minggu. Sebagian besar pasien mendapatkan terapi kortikosteroid,baik sebagai terapi tunggal ataupun kombinasi. Anak berusia di bawah 1 tahun semuanyamengalami remisi dan tidak ada yang menjadi kronik.
Copyrights © 2007