Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > MEDIA MEDIKA MUDA > HUBUNGAN PERKEMBANGAN KEMAMPUAN KOGNITIF ADAPTIF DENGAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) NONFORMAL

 

Full Text PDF (406 kb)
MEDIA MEDIKA MUDA
Vol 5, No 4 (2016): JURNAL KEDOKTERAN DIPONEGORO
HUBUNGAN PERKEMBANGAN KEMAMPUAN KOGNITIF ADAPTIF DENGAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) NONFORMAL
Article Info   ABSTRACT
Published date:
16 Nov 2016
 
Latar Belakang : Kognitif adalah pengertian yang luas mengenai berpikir dan mengamati, jadi merupakan tingkah laku yang mengakibatkan orang memperoleh pengetahuan. Pemberian stimulasi akan lebih efektif apabila memperhatikan kebutuhan-kebutuhan anak sesuai dengan tahap-tahap perkembangannya. Sistem pendidikan nasional menyatakan bahwa pendidikan anak usia dini suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan dan stimulasi pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak. Pendidikan anak usia dini (PAUD) dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal, nonformal, dan/atau informal.Tujuan : Mengetahui hubungan kemampuan kognitif adaptif pada anak yang memperoleh stimulus program pendidikan anak usia dini nonformal dan informal.Metode : Penelitian ini menggunakan metode belah lintang. Subjek penelitian adalah anak usia 2-3 tahun yang mendapatkan stimulasi di PAUD nonformal dan informal. Nilai kemampuan kognitif adaptif (CAT DQ) subjek penelitian diukur menggunakan kuesioner Capute Scales.Hasil : Didapatkan rerata CAT DQ pada pada subjek PAUD nonformal lebih tinggi daripada subjek PAUD informal. Pada subjek PAUD nonformal memiliki rerata nilai sebesar 101,1995±10,20396 sedangkan pada subjek PAUD informal memiliki rerata nilai sebesar 88,7207±9,01492 dengan hasil statistic terdapat perbedaan yang bermakna (p=0,001) antara CAT DQ dengan status PAUD. Sedangkan pada uji statistik hubungan antara dua variabel tersebut terdapat hubungan yang bermakna dengan kekuatan koefisien korelasi sedang (r=0,584). Kesimpulan : Pada sampel anak yang mendapat stimulasi pendidikan di PAUD nonformal memiliki rerata nilai kemampuan kognitif adaptif yng lebih tinggi dibandingan rerata nilai kemampuan kognitif adaptif pada anak yang mendapat stimulasi pendidikan di PAUD informal.
Copyrights © 2016