Logo IPI  
Journal > MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman > PROBLEMATIKA FUNDRAISING ZAKAT: Studi Kasus BAZNAS di Sumatera Utara

 

Full Text PDF (392 kb)
MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman
Vol 40, No 2 (2016)
PROBLEMATIKA FUNDRAISING ZAKAT: Studi Kasus BAZNAS di Sumatera Utara
Siregar, Saparuddin ( UIN Sumatera Utara)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
29 Oct 2016
 
Abstrak: Penghimpunan zakat di Indonesia telah memiliki payung hukum yang jelas. Akan tetapi, data penghimpunan (fundraising) zakat dan infak Badan Amil Zakat Nasional di Sumatera Utara periode 2015 menunjukkan perolehan zakat yang masih rendah yaitu hanya Rp. 14,55 milyar, dan infak sedekah Rp. 4,82 milyar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan yang dihadapi amil dalam penghimpunan zakat untuk menemukan rekomendasi solusi pemecahannya. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan mengambil sampel secara purposive beberapa cabang Badan Amil Zakat Nasional se-Sumatera Utara yang memiliki penghimpunan zakat terbesar. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan teknik wawancara. Metode analisis yang digunakan adalah dengan melakukan kristalisasi terhadap beberapa permasalahan pokok, sehingga didapati permasalahan yang paling mendasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa undang-undang dan peraturan zakat belum terlaksana secara efektif, pemerintah kurang memberi perhatian terhadap pengelolaan zakat, dan tidak dimiliknya sumber daya manusia yang profesional.   Abstract: The Problems of Zakat Fundrising: A Case Study of BAZNAS in North Sumatra. Alms’ (zakat) fundraising in Indonesia has had comprehensive regulations. However, the collection amount of Alms and charity expenditure (infaq) by BAZNAS in North Sumatera in 2015 still low, it is only Rp 14.55 billion of Alms and Rp 4.82 billion of charity expenditure. This study aimed to analyze the problems faced by the alms collector (Amil) and to find the solutions. This study was descriptive research that took a purposive sample in some of BAZNAS’s Branches in North Sumatera which have big amount of alms collection. The data were obtained using a questionnaire and interview techniques . The analytical method used to perform crystallization of some main issues, so that the most fundamental problem was found. The results showed that the laws and regulations of alms is not implemented effectively, the governments less on given attention to the management of alms and have not professionals human resources.Kata Kunci: zakat, fundraising, Badan Amil Zakat Nasional, Lembaga Amil Zakat
Copyrights © 2016