Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Teknika > Kendali Proses Grate Cooler Plant 8 Grate 1, PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

 

Full Text PDF (1,260 kb)
Jurnal Teknika
Vol 13, No 1 (2017): Juni
Kendali Proses Grate Cooler Plant 8 Grate 1, PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk
Article Info   ABSTRACT
Published date:
25 Jun 2017
 
Kebutuhan bahan bangunan terutama semen di Indonesia setiap tahunnya semakin meningkat ditambah dengan banyaknya perusahaan semen di Indonesia membuat perusahan semen harus bersaing untuk memenuhi kebutuhan pasar yang cukup banyak tiap tahunnya (kuantitas) dan kepuasan konsumen (kualitas) di Indonesia. Dalam proses produksi semen terdapat tahap yang cukup menentukan kualitas dan kuantitas produk semen yaitu tahap pendinginan clinker dengan grate cooler. Pada tahap ini clinker hasil pembakaran kiln diturunkan suhunya dari awalnya sekitar 1400 °C menjadi 100-200 °C. Pada grate cooler, clinker didinginkan dengan cara meniupkan udara dengan kipas pendingin dari bawah grate plate. Grate Cooler IKN terdiri dari 2 ruang, yaitu grate 1 dan grate 2. Clinker yang baru keluar dari kiln akan masuk kedalam grate 1 untuk didinginkan dan dihancurkan menjadi ukuran yang lebih kecil setelahnya clinker akan didinginkan kembali pada grate 2 sebelum dipindahkan ke proses selanjutnya. Proses kendali grate 1 pada grate cooler dilakukan dari beberapa tempat seperti CCP (Central Control Panel), MCC (Module Central Control) LCB (Local Control Board) dan HCB (Hydraulic Control Board). Ketika sinyal kendali dikeluarkan oleh CCP untuk menentukan jumlah SPM (Stroke per Minute) maka sinyal kendali tersebut mengalami beberapa pengkondisian sinyal hingga grate plate bergerak sesuai dengan setpoint SPM yang diinginkan oleh operator di CCP. Berdasarkan hasil pengamatan di dapatkan bahwa perlu adanya pengambilan data arus pada output card modul I/O di MCC sehingga didapat persamaan yang valid dari konversi setpoint spm ke arus
Copyrights © 2017