Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Majalah Kesehatan FKUB > PENGARUH ANTOSIANIN UBI UNGU (Ipomoea batatas L.) KULTIVAR GUNUNG KAWI TERHADAP EKSPRESI CASPASE-3 PADA JARINGAN OTAK TIKUS MODEL DM TIPE 2

 

Majalah Kesehatan FKUB
Vol 4, No 2 (2017): MAJALAH KESEHATAN FAKULTAS KEDOKTERAN
PENGARUH ANTOSIANIN UBI UNGU (Ipomoea batatas L.) KULTIVAR GUNUNG KAWI TERHADAP EKSPRESI CASPASE-3 PADA JARINGAN OTAK TIKUS MODEL DM TIPE 2
Article Info   ABSTRACT
Published date:
13 Jul 2017
 
Diabetes melitus (DM) merupakangangguan metabolism yang menyebabkan kondisi hiperglikemia. Hiperglikemia akan memicu pembentukan radikal bebas. Radikal bebas yang berlebihan dapat merusak sistem membran sel dan kematian sel di berbagai jaringan tubuh. Salah satu penanda terjadinya kematian sel pada suatu jaringan adalah caspase-3. Ubi ungu merupakan tanaman tradisional yang mengandung antosianin yang bermanfaat sebagai antiinflamasi, antioksidan, neuroprotektan, dan antidiabetik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian antosianin ubi ungu terhadap ekspresi caspase-3  pada jaringan otak tikus Wistar yang diinduksi DM tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental post-test only control group. Sampel penelitian terbagi menjadi 5 kelompok  yaitu kontrol negatif, kontrol positif, antosianin dosis 10 mg/kgBB, dosis 20 mg/kgBB, dan dosis 80 mg/kgBB selama 5 minggu. Kontrol positif adalah tikus yang dibuat DM tipe 2, sedangkan kontrol negatif adalah tikus sehat. Ekspresi caspase-3 diukur dengan metode imunohistokimia. Analisis statistik menunjukkan bahwa ekspresi caspase-3 berbeda secara bermakna pada semua kelompok perlakuan (ANOVA, p<0,05). Pemberian antosianin dosis 10 dan 20 mg/kgBB menurunkan ekspresi caspase-3 secara bermakna dibandingkan kontrol positif, sedangkan pemberian antosianindosis 80 mg/kgBB justru meningkatkan ekspresi caspase-3. Dapat disimpulkan bahwa pemberian antosianin dosis 10 dan 20 mg/kgBB menurunkan ekspresi caspase-3 pada jaringan otak tikus wistar model DM tipe 2. Kata kunci: antosianin, ekspresi caspase-3, hiperglikemia, jaringan otak
Copyrights © 2017