Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > PEDAGOGY > PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MULTIMEDIA INTERAKTIF DISERTAI PETA KONSEP

 

PEDAGOGY
Vol 2 No 1 (2015): JURNAL PEDAGOGY VOL.2 NO.1 JANUARI 2015
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MULTIMEDIA INTERAKTIF DISERTAI PETA KONSEP
Article Info   ABSTRACT
Published date:
09 Apr 2017
 
Materi organ peredaran darah manusia terdapat pada kelas V sekolah dasar semester 1 tergolong abstrak karena siswa sulit mengamati secara langsung organ peredaran darah jika tidak ada objek fisik untuk memodelkan hal tersebut. Hal ini mempengaruhi ketertarikan siswa dalam belajar materi tersebut sehingga berdampak negatif pada hasil belajar siswa. Permasalahan di atas perlu secepatnya diselesaikan. Salah satu alternatif pemecahan masalah yaitu mengembangkan bahan ajar disesuaikan dengan karakteristik siswa. Bahan ajar multimedia interaktif merupakan salah satu jenis bahan ajar. Bahan ajar multimedia interaktif memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan bahan ajar lain. Pembelajaran bermakna dapat dilakukan melalui peta konsep. Peta konsep memberikan bantuan visual untuk mengorganisasikan konsep-konsep yang akan dipelajari. Dengan pertimbangan tersebut, dikembangkan Bahan Ajar Multimedia Interaktif disertai Peta Konsep ini. Pengembangan Bahan Ajar Multimedia Interaktif disertai Peta Konsep ini menggunakan Model Pengembangan Modifikasi Borg & Gall. Secara garis besar langkah penelitian ini, yaitu (1) Studi Pendahuluan, (2) Perencanaan, (3) Desain Produk, (4) Validasi Produk, (5) Uji Coba Produk, dan (6) Produk Akhir. Dilakukan studi pustaka dan survey lapangan pada studi pendahuluan. Dilakukan analisis struktur isi, perumusan tujuan pembelajaran, pengembangan instrumen uji kelayakan produk, dan penyusunan story board pada tahap perencanaan. Dilakukan penyusunan bahan ajar dan petunjuk penggunaannya pada tahap desain produk. Validasi produk, diberikan kepada ahli materi dan ahli media. Uji Coba Produk dilakukan dengan uji coba terbatas kepada guru dan siswa dilanjutkan revisi sehingga didapatkan produk akhir Bahan Ajar Multimedia Interaktif disertai Peta Konsep.Uji coba produk terdiri atas uji coba awal dan uji coba terbatas. Uji coba awal terdiri atas validasi ahli materi dan validasi ahli media. Uji coba terbatas dilakukan kepada guru dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian, bahan ajar multimedia interaktif disertai peta konsep telah valid, praktis, menarik, dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPA kelas V sekolah dasar materi organ peredaran darah manusia.
Copyrights © 2017