Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Teknologi Pertanian > Production and Identification of Antimicrobial Compounds from Microalgae Tetraselmis chuii with Ultrasound Assisted Extraction Method (Study Type of Solvent and Total Cycle Extraction)

 

Full Text PDF (779 kb)
Jurnal Teknologi Pertanian
Vol 17, No 3 (2016)
Production and Identification of Antimicrobial Compounds from Microalgae Tetraselmis chuii with Ultrasound Assisted Extraction Method (Study Type of Solvent and Total Cycle Extraction)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
02 Dec 2017
 
Pada ekosistem air, mikroalga merupakan penghasil alami energi dan senyawa metabolit potensial. Mikroalga ekstraseluler memiliki fungsi sebagai penghambat dan memicu pertumbuhan senyawa. Tetraselmis chuii memiliki komponen bioaktif seperti asam lemak dan ester yang digunakan sebagai agen antibakteri. Antimikroba adalah senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan mikroba. Proses ekstraksi dipengaruhi oleh metode ekstraksi, berbagai pelarut, dan kondisi ekstraksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi tentang penggunaan berbagai pelarut dan ekstraksi siklus total terhadap hasil ekstrak Tetraselmis chuii, mengetahui aktivitas antimikroba ekstrak Tetraselmis chuii terhadap S. aureus, E. coli, A. flavus dan C. Albicans, dan mengidentifikasi senyawa bioaktif ekstrak Tetraselmis chuii yang bertindak sebagai agen antimikroba dengan menggunakan metode GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen tertinggi dihasilkan dari pelarut aseton pada 3 siklus ekstraksi, yaitu sebesar 35.19%. Uji aktivitas antimikroba terbaik menghasilkan ekstrak dari pelarut kloroform dengan ekstraksi 3 siklus dengan diameter zona hambatan 16.43 mm pada S.aureus, 16.07 mm pada E. coli, 15.46 mm di C. albicans, dan 15.8 mm di A.flavus. Senyawa bioaktif dari ekstrak Tetraselmis chuii berpotensi sebagai senyawa antimikroba, termasuk asam lemak, ester, alkohol, keton, benzene, dan alkana.
Copyrights © 2017