Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Gizi dan Kesehatan > Pendidikan Gizi Melalui Permainan Model Ular Tangga Untuk Meningkatkan Kadar Hemoglobin Dan Konsumsi Protein Hewani Bagi Anak Taman Kanak-Kanak

 

Jurnal Gizi dan Kesehatan
Vol 2, No 2 (2015)
Pendidikan Gizi Melalui Permainan Model Ular Tangga Untuk Meningkatkan Kadar Hemoglobin Dan Konsumsi Protein Hewani Bagi Anak Taman Kanak-Kanak
Article Info   ABSTRACT
Published date:
14 Dec 2017
 
ABSTRAKLatar belakang : Masalah anemia adalah masalah gizi yang penting dan banyak ditemui di dunia, termasuk Indonesia (26,4%). Konsumsi protein hewani yang kurang memiliki kemungkinan untuk menderita anemia. Pendidikan gizi pada anak usia dini bertujuan untuk membentuk perilaku gizi menjadi lebih baik. Upaya untuk meningkatkan pengetahuan gizi dapat dilakukakan dengan media yang tepat, menarik, dan mudah dipahami bagi anak diantaranya permainan ular tangga. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan gizi melalui permainan model ular tangga untuk meningkatkan konsumsi protein hewani dan kadar hemoglobin bagi anak taman kanak-kanak.Metode: Penelitian ini merupakan experimental menggunakan rancangan pre-post test with control group. Subjek penelitian adalah anak taman kanak-kanak diwilayah Kabupaten Kubu Raya. Penentuan sekolah TK dipilih menggunakan metode simple random sampling. Sebanyak 160 subjek penelitian dipilih dengan menggunakan metode porposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara langsung, pengukuran antropometri dan pemeriksaan hemoglobin dengan alat Hb Mission. Data dianalisis dengan uji t-independen untuk melihat perbedaan konsumsi protein hewani dan kadar hemoglobin.  Hasil Penelitian : Rata-rata konsumsi protein hewani pada anak taman kanak-kanak sebelum pendidikan gizi kurang dari angka kecukupan gizi yang dianjurkan (58,75%). Sesudah pendidikan gizi angka kecukupan gizi kurang menjadi 42,5%. Kadar hemoglobin normal kedua kelompok penelitian sebelum pendidikan gizi  sebesar 88,13%. Ada peningkatan kadar hemoglobin normal sesudah pelaksanaan pendidikan gizi yaitu 95%. Ada perbedaan konsumsi protein hewani sesudah pendidikan gizi antara kelompok ceramah dan permainan ular tangga (p=0,000). Ada perbedaan peningkatan Hb sesudah pendidikan gizi antara kelompok ceramah dan permainan ular tangga (p=0,000). Terdapat pengaruh secara signifikan antara pendidikan gizi melalui permainan model ular tangga dengan konsumsi protein hewani (p=0,000) dan peningkatan hemoglobin (p=0,000).Simpulan Penelitian : Pendidikan gizi melalui permainan model ular tangga mampu meningkatkan konsumsi protein hewani dan hemoglobin pada anak taman kanak-kanak dibandingkan dengan pendidikan gizi melalui ceramah. Kata kunci : Permainan Ular tangga, Protein Hewani, Kadar Hemoglobin.
Copyrights © 2017