Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > AT-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah > Toleransi Beragama (Studi Konsep Tawasut, I’tidal, Tawazun, dan Tasammuh) Sebagai Upaya Resolusi Konflik pada Masyarakat Perumahan Giri Pekukuhan Asri Mojosari

 

Full Text PDF (613 kb)
AT-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah
Vol 4 No 2 (2016): At-Tahdzib
Toleransi Beragama (Studi Konsep Tawasut, I’tidal, Tawazun, dan Tasammuh) Sebagai Upaya Resolusi Konflik pada Masyarakat Perumahan Giri Pekukuhan Asri Mojosari
Article Info   ABSTRACT
Published date:
30 Mar 2017
 
Fenomena konflik di lingkungan masyarakat yang hidup di pemukiman perumahan seringkali diawali perbedaan faham antar warga, terutama dalam hal menjalankan ibadah, amaliyah dan tradisi di lingkungan masyarakat. Keberadaan warga masyarakat di perumahan sangat kompleks, artinya ada yang menganut faham tradisional, syar‟iyah dan modern. Hal itu yang seringkali mengawali pertikaian dalam beribadah dan amaliah dalam menjalankan tradisi keislaman. Perbedaan paham seputar ibadah dan amalia dalam beragama Islam pernah terjadi 15 abad yang lampau, seperti yang disampaikan dalam sabda Nabi  SAW, Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, ia berkata: “Rasulullah SAW telah bersabda, „Kaum Yahudi telah terpecah menjadi tujuh puluh satu (71) golongan atau tujuh puluh dua (72) golongan, dan kaum Nasrani telah terpecah menjadi tujuh puluh satu (71) atau tujuh puluh dua (72) golongan, dan ummatku akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga (73) golongan. Konsep Bineka tunggal ika sebagai salah satu perwujudan manifes pancasila, merupakan konsep dasar dalam bertoleransi.
Sebab bangsa ini terdiri dari berbagai suku, ras dan agama. Seperti halnya dalam lingkup kecil  yang majemuk, Perumahan Griya Pekukuhan Asri (Perum GPA) Kecamatan  Mojosari Kabupaten Mojokerto Jawa Timur ini unik untuk diamati karena perbedaan paham dalam hal beribadah dan amalia seringkali terjadi di tempat peribadatan (masjid). Seperti halnya pembagian
zakat, perlakuan sholat dan implementasi dalam menjalankan puasa. Sehingga perbedaan dalam berbagai hal utamanya masalah ritual keagamaan tidak dapat dihindari.
Copyrights © 2017