Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > WARTA ARDHIA > Evaluasi Kondisi Fasilitas Terminal Bandara Raden Inten II Untuk Peningkatan Pelayanan Penumpang dan Sebagai Pemenuhan Syarat Sebagai Embarkasi Haji

 

Full Text PDF (1,110 kb)
WARTA ARDHIA
Vol 42, No 1 (2016)
Evaluasi Kondisi Fasilitas Terminal Bandara Raden Inten II Untuk Peningkatan Pelayanan Penumpang dan Sebagai Pemenuhan Syarat Sebagai Embarkasi Haji
Article Info   ABSTRACT
Published date:
23 Sep 2017
 
Bandar udara Radin Inten IILampung setiap tahun mengalami peningkatan pergerakan penumpang, dalam hal ini akan mengurangi tingkat kenyamanan di terminal bandar udara. Untuk itu perlu mengevaluasi kinerja fasilitas terminal bandara dalam meningkatkan pelayanan penumpang. Metodologi yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif yaitu dengan mengevaluasi kinerja fasilitas berdasarkan SKEP/77/IV/2005 dan perkiraan/forecasting penumpang. Hasil analisis diperoleh bahwa Bandar udaraRadin Inten II Lampung saat ini memiliki kapasitas terminal penumpang dengan kategori menengah, dan perlu penambahan hall kedatangan 1.181 m2,hall keberangkatan 1.442 m2, luas baggage claim 475 m2. Sedangkan hasil peramalan penumpang dengan menggunakan regresi linier menunjukkan peningkatan dengan rata-rata 5 sampai 8 % pertahunnya.Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Menteri Agama Nomor 4 tahun 2012 dan PM 30 tahun 2012 Bandar udara Radin Inten II belum memenuhi persyaratanpanjang landasan (kurang dari 2.750 m) sebagai bandara embarkasi haji. Bandar udara belum memiliki kemampuan untuk melayani pesawat udara dengan kapasitas paling sedikit 325 (tiga ratus dua puluh lima) tempat duduk berdasarkan sertifikat tipe dan tempat parkir pesawat (apron) paling sedikit untuk 2 (dua) pesawat udara haji dengan tidak menggangu pelayanan selain penerbangan haji, sedangkan jumlah jemaah haji yang dilayani paling sedikit 14 (empat belas) kloter setiap tahun musin hajiBandar udara Radin Inten II Lampung sudah memenuhi persyarata dijadikan bandar udara embarkasi.
[The Evaluation of The Radin Inten II Airport Terminal Facilities Towards The Improvement of Passenger Services and as For Fulfillment of The Hajj Embarkation Requirements] Due to the significant passenger movement growth over years in the Radin Inten II Airport, the level of comfort in the airport terminal is perceived to be decline. Therefore, there is a need to evaluate the performance of the airport terminal facilities in order to keep or even improve the passenger services. The methodology that used in this paper is descriptive analysis, both of qualitative and quantitative, which evaluate the performance of airport terminal facilities based on SKEP/77/IV/2005 and passenger movement forecast. The results found that the Radin Inten II Airport has a terminal with medium category of passenger capacity that needs additional expansion of 1.181 m2 of arrival hall, 1.442 m2 of departure hall, and 475 m2 of baggage claim area. Whilst the result of passenger forecasting using linier regression indicates the average increase of 5 to 8 percent per year. Based on Joint Decree between Ministry of Religious Affairs (PM No. 4/2012) and Ministry of Transportation (PM No. 30/2012), the Radin Inten II Airport does not meet the requirement for the runway length (minimum of 2.750 m) as to be the hajj embarkation airport. Moreover, the airport does not have the capability to serve the aircraft with minimum 325 seats the lack of at least 2 apron for the aircraft that serve the hajj flight. However, based on the number of hajj group, which is minimum of 14 group per year, the Radin Inten II Airport has fulfilled the requirement.
Copyrights © 2017