Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > WARTA ARDHIA > Perancangan Sistem Pintar Prediksi Trajektori Pesawat Menggunakan Data ADS-B dengan Metode Kalman Filter untuk Mencegah Collision

 

Full Text PDF (1,619 kb)
WARTA ARDHIA
Vol 43, No 2 (2017)
Perancangan Sistem Pintar Prediksi Trajektori Pesawat Menggunakan Data ADS-B dengan Metode Kalman Filter untuk Mencegah Collision
Article Info   ABSTRACT
Published date:
31 Dec 2017
 
Safety is the main aspect that the most concerned in the air transportation industry. Two of the elements that play important role in order to maintain aviation safety are the ability of ATC personnel in navigating the aircrafts over the Indonesia’s air space and the availability of air navigation facilities so that an effective and safe air traffic management can be achieved.The ability of ATC is absolutely a key factor in aviation business. The competent one, not only required to have decent knowledge and able to navigate and guide the aircrafts, but also have to be supported by adequate navigation system and facilities. As for enhancing the level of safety, smart system is offered as a tool to aid the ATC in making a decision to prevent the collision in the air.Automatic Dependent Surveillance Broadcast (ADS-B) is one of the air navigation instruments which have high accuracy in surveilling the aircrafts movement. The information that are retrieved from ADS-B, such as positional data (latitude, longitude and latitude) and speed, can assist the ATC to analyze the level of safety as well as the level of density of aircrafts in certain area.
Dalam mendukung keselamatan penerbangan, ATC yang bertugas di darat, belum dilengkapi sebuah sistem peringatan bahaya seperti halnya TCAS yang digunakan di pesawat. Sama halnya seperti TCAS, sistem pintar ini akan memberi peringatan dini untuk mencegah terjadinya tabrakan. Selain itu, sistem ini akan memberi peringatan berdasarkan hasil prediksi data live pesawat, bukan ketika sudah pada posisi kemungkinan tabrakan seperti halnya TCAS. Sistem pintar prediksi trajektori merupakan sebuah sistem yang berfungsi sebagai sistem bantuan yang dapat digunakan oleh ATC ketika sedang mengawasi lalu lintas udara. Sistem pintar ini memprediksi posisi pesawat selama beberapa waktu ke depan. Dengan hasil prediksi posisi oleh sistem ini, akan diberikan early warning kepada ATC, jika prediksi posisi dua pesawat atau lebih memungkinkan untuk terjadi tabrakan (collision) atau near miss. Dengan adanya peringatan prediksi, ATC dapat mencegah kemungkinan tabrakan dengan lebih cepat. Sistem pintar menggunakan data ADS-B, yang merupakan salah satu fasilitas navigasi penerbangan karena memiliki tingkat akurasi data yang tinggi. Data ADS-B tersebut, diolah menggunakan metode Kalman Filter untuk menghasilkan prediksi trajektori dengan tingkat error yang kecil. Kalman filter sendiri banyak digunakan untuk mengolah dan memprediksi data-data pergerakan yang linear, seperti pergerakan pesawat, pergerakan manusia, pergerakan angin dan yang lainnya.
Copyrights © 2017