Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Medical Laboratory Technology Journal > HUBUNGAN DOSIS TEPUNG GEMBILI (Dioscorea esculenta) DENGAN TINGKAT EKSPRESI ENZIM Ampk-α2 PADA MODEL TIKUS DIABETES MELITUS

 

Full Text PDF (996 kb)
Medical Laboratory Technology Journal
Vol 1, No 1 (2015): periode Juni
HUBUNGAN DOSIS TEPUNG GEMBILI (Dioscorea esculenta) DENGAN TINGKAT EKSPRESI ENZIM Ampk-α2 PADA MODEL TIKUS DIABETES MELITUS
Article Info   ABSTRACT
Published date:
01 Jun 2015
 
Abstract: Alternative methods of controlling glucose levels in patients with diabetes is by type of food, either by utilizing yam flour. At the flour contained inulin and resistant starch that can activate the enzyme AMPK-α2. Activation of these enzymes will stimulate glucose transport in skeletal muscle and liver, thus causing a decrease in glucose production. Varying doses of flour is expected to affect the expression of AMPK-α2. This study aims to dosage relationship yam flour (Dioscorea esculenta) with tigkat-α2 AMPK enzyme expression in the nucleus skeletal muscle and liver in mouse models of diabetes mellitus. The study was a quasi-experimental design with Post Test Only Group Design. Rats were divided into 5 (five) groups, healthy mice, the mice with type 2 diabetes, and type 2 groups of diabetic rats with dietary intake yam flour addition of 1.25 g (TG-1:25),), 2.5 g (TG -2.5), 5.0 g (TG-5.0). Yam flour is mixed into the rat diet feed with varying doses. The results showed no significant correlation between the dose of yam flour with AMPK-α2 expression levels in skeletal muscle nuclei (p = 0.312) and liver (p = 0.474) in a mouse model of DM. The need for other studies using other types of food as an alternative arrangement of food for patients with diabetes
Keywords: diabetes mellitus type 2, AMPK-α2, yam flour

Abstrak: Metode alternatif pengendalian kadar glukosa pada penderita DM adalah dengan pengaturan jenis makanan, salah satunya dengan memanfaatkan tepung gembili. Pada tepung terdapat inulin dan pati resisten yang dapat mengaktivasi enzim Ampk-α2. Aktivasi enzim ini akan menstimulasi transpor glukosa di otot skelet dan hepar, sehingga menyebabkan terjadinya penurunan produksi glukosa. Dosis bervariasi dari tepung diharapkan mampu berpengaruh terhadap ekspresi Ampk-α2. Penelitian ini bertujuan untuk hubungan dosis tepung gembili (Dioscorea esculenta) dengan tigkat ekspresi enzim Ampk-α2 di nukleus otot skelet dan hepar pada model tikus Diabetes Melitus. Penelitian yang dilakukan adalah eksperimental kuasi dengan rancangan Post Test Only Group Design. Tikus dibagi ke dalam 5 (lima) kelompok, yaitu kelompok tikus sehat, tikus DM tipe 2, dan kelompok tikus DM tipe 2 dengan asupan makanan penambahan tepung gembili 1,25 g (TG-1.25), ), 2,5 g (TG-2.5), 5,0 g (TG-5.0). Tepung gembili dicampurkan ke dalam pakan diet tikus dengan dosis yang bervariasi. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada korelasi bermakna antara dosis tepung gembili dengan tingkat ekspresi Ampk-α2 di nukleus otot skelet (p = 0,312) dan hepar (p = 0,474) pada model tikus DM. Perlu adanya penelitian lain menggunakan jenis makanan lain sebagai alternatif pengaturan makanan bagi penderita DM.
Kata kunci : diabetes melitus tipe 2, Ampk-α2, tepung gembili
Copyrights © 2015