Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) > PERBEDAAN PENGARUH METODE PENGAJARAN DIRECT DAN INDIRECT TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK DITINJAU DARI BODY MASS INDEX

 

Full Text PDF (369 kb)
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek)
Vol 2, No 1 (2015): Januari 2015
PERBEDAAN PENGARUH METODE PENGAJARAN DIRECT DAN INDIRECT TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK DITINJAU DARI BODY MASS INDEX
Article Info   ABSTRACT
Published date:
19 Jan 2015
 
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:(1) Perbedaan pengaruh antara metode pengajaran direct dan indirect terhadap hasil belajar lompat jauh gaya jongkok, (2) Perbedaan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok antara mahasiswa yang memiliki Body Mass Index (BMI) > 25, Body Mass Index (BMI) = 18,5 - 25, dan Body Mass Index (BMI) < 17, (3) Pengaruh interaksi antara metode pengajaran dan body mass index terhadap hasil belajar lompat jauh gaya jongkok.Metode penelitian ini yaitu ekperimen dengan rancangan faktorial 2x 3. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa putra Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Melawi Nanga Pinoh. Teknik sampling yang digunakan adalahpurposive random sampling, besarnya sampel yang diambil yaitu sebanyak 60 mahasiswa.Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan ANAVA. Sebelum diuji dengan ANAVA, terlebih dulu menggunakan uji prasyarat analisis data dengan uji normalitas sampel (Uji Lilliefors dengan α = 0,05 %) dan Uji homogenitas varians (Uji Bartlett dengan α = 0,05 %).Hasil penelitian sebagai berikut: (1) ada perbedaan pengaruh antara metode pengajaran direct dan indirect terhadap hasil belajar lompat jauh gaya jongkok. Pengaruh metode pengajaran indirect lebih baik dari pada metode pengajaran direct, (2) ada perbedaan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok antara mahasiswa yang memiliki Body Mass Index (BMI) > 25, Body Mass Index (BMI) = 18,5 - 25 dan Body Mass Index (BMI) < 17. Hasil belajar lompat jauh gaya jongkok pada mahasiswa yang memiliki Body Mass Index (BMI) > 25 lebih baik dari pada mahasiswa yang memiliki Body Mass Index (BMI) = 18,5 - 25. Sedangkan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok pada mahasiswa yang memiliki Body Mass Index (BMI) = 18,5 - 25 lebih baik dari pada mahasiswa yang memiliki Body Mass Index (BMI) < 17, (3) terdapat interaksi antara metode pengajaran dan Body Mass Index (BMI) terhadap hasil belajar lompat jauh gaya jongkok. Mahasiswa yang memiliki Body Mass Index (BMI) > 25 lebih cocok jika diberikan metode pengajaran indirect. Mahasiswa yang memiliki Body Mass Index (BMI) = 18,5 - 25 lebih cocok jika diberikan metode pengajaran direct. Sedangkan mahasiswa yang memiliki Body Mass Index (BMI) < 17 lebih cocok jika diberikan metode pengajaran indirect.Kata Kunci: Metode Pengajaran Direct, Metode Pengajaran Indirect, Body Mass Index (BMI), Lompat Jauh Gaya Jongkok.
Copyrights © 2015