Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Infotech Journal > Filter Air dengan Metode Elektrolisa

 

Full Text PDF (268 kb)
Infotech Journal
Vol 2, No 1 (2016)
Filter Air dengan Metode Elektrolisa
Article Info   ABSTRACT
Published date:
07 Jul 2016
 
Air adalah materi esensial di dalam kehidupan. Air sangat diperlukan sebagai pelarut dan proses biokimia di dalam tubuh, air juga digunakan untuk menunjang kegiatan kehidupan manusia, namun jika air tercemar dan banyak mengandung zat kimia berbahaya dan melebihi batas ambang batas, maka air harus difilterkan. Salah satu filterisasi air dapat dilakukan dengan metode elektrolisa. Pengujian dilakukan dengan cara mengamati secara langsung dan secara elektris, mengamati secara langsung yaitu dengan melakukan pengamatan terhadap cepatnya proses reaksi elektrolisa (reaksi reduksi dan reaksi oksidasi) dalam menghasilkan partikel-partikel endapan (flok) dengan menggunakan panjang logam elektroda, diameter logam elektroda, jarak antar logam elektroda dan tegangan input yang berbeda. Pengujian secara elektris yaitu dengan melakukan pengukuran daya yang digunakan alat ini dalam proses elektrolisa. Dengan filterisasi menggunakan proses elektrolisa, persentase penurunan kadar Fe (besi) dari sumber air sumur di Dusun Kilung RT/RW 04/02 Kranggan Galur, Kulonprogo, Yogyakarta adalah 92,59 % sedangkan untuk persentase penurunan kadar Mn (mangan) adalah 94 %. Persentase penurunan kadar Fe (besi) dengan filterisasi menggunakan proses elektrolisa terlihat lebih besar dibandingkan persentase penurunan kadar Fe (besi) dengan filterisasi tanpa menggunakan proses elektrolisa ( 92,59 % >  85,18 % ) serta persentase penurunan kadar Mn (mangan) dengan filterisasi menggunakan proses elektrolisa juga terlihat lebih besar dibandingkan persentase penurunan kadar Mn (mangan) dengan filterisasi tanpa menggunakan proses elektrolisa ( 94 % > 40 % ).
Copyrights © 2016