Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Berkala Arkeologi > SISTEM PERTAHANAN JEPANG DI JAWA Studi Berdasarkan Tinggalan Gua Jepang Di Banyumas, Jawa Tengah

 

Full Text PDF (1,593 kb)
Berkala Arkeologi
Vol 33, No 1 (2013)
SISTEM PERTAHANAN JEPANG DI JAWA Studi Berdasarkan Tinggalan Gua Jepang Di Banyumas, Jawa Tengah
Article Info   ABSTRACT
Published date:
31 May 2013
 
Menjelang pertengahan abad XX Bangsa Indonesia belum sepenuhnya terbebas dari penderitaan, khususnya yang dinamakan penjajahan. Selama kurun waktu 3 tahun yaitu tahun 1942 hingga 1945 Jepang menguasai Indonesia. Daerah pertama yang ditaklukkan adalah Kalimantan Timur. Dari lokasi ini menyebar hingga ke seluruh Nusantara. Untuk mempertahankan wilayah kekuasaannya, Bangsa Jepang banyak mendirikan benteng pertahanan yang disebut dengan bunker. Istilah bunker sering jugadigunakan untuk menyebut Gua Jepang. Sebetulnya antara bunker dengan gua Jepang berbeda. Bunker merupakan peninggalan Jepang yang dibuat dengan cor yang merupakan campuran antara semen, pasir, dan batu (kerikil), sedangkan gua Jepang dibuat dengan cara melubangi bukit secara horisontal. Peninggalan Jepang yang ada diBanyumas seluruhnya merupakan Gua Jepang. Secara umum dari studi tentang Gua Jepang (khususnya yang ada di Banyumas) dapat dilihat dan diketahui cara atau sistem yang digunakan Bangsa Jepang dalam mempertahankan wilayah kekuasaannya, khususnya daerah jajahannya.
Copyrights © 2013