Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > FIKRI : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya > Rekonstruksi Makna KhaliFah Perspektif Tafsir Tematik

 

Full Text PDF (524 kb)
FIKRI : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
Vol. 2 No. 2 (2017)
Rekonstruksi Makna KhaliFah Perspektif Tafsir Tematik
Article Info   ABSTRACT
Published date:
28 Dec 2017
 
Salah satu aspek negatif pasca reformasi adalah tumbuh-kembangnya beberapa ormas Islam yang semakin menjadi-jadi. Kian lama kian bebas seiring dengan makna kebebasan yang terbawa dalam sistem demokrasi. Kebebasan itu dimaknai untuk mengekspresikan diri dalam bentuk ucapan maupun perbuatan. Karena kebebasan itulah tidak sedikit ormas Islam yang dengan terus-terang atau sembunyi-sembunyi hendak melawan konstitusi. Mereka menawarkan sistem baru dalam pemerintahan yang disebut dengan Khila>fah. Sistem ini dianggap relevan bagi bangsa Indonesia daripada sistem yang telah mapan saat ini. Dengan membawa-bawa ayat al-Qur’an yang mereka tafsirkan sedemikian rupa demi untuk mencari legitimasi ‘Tuhan’ demi kepentingan politik. Tulisan singkat ini hanya akan mengupas sedikit tentang penafsiran ayat-ayat  khali>fah  dalam al-Qur’an dengan metode tematik (mawd}u>’i). Lalu akan dikomparasikan dengan ulasan fakta sejarah dikala para sahabat senior Nabi menjabat sebagai khali>fah.  Penelitian singkat ini menyimpulkan bahwa tidak ada satu ayatpun dalam al-Qur’an maupun tafsir yang kredibel mengatakan bahwa sistem pemerintahan itu harus  khila>fah.  Sebaliknya, al-Qur’an tidak membicarakan sistem negara apa yang harus di gunakan. Namun, asas-asas yang ada di dalamnya harus terpenuhi oleh dua unsur, yaitu adil dan musyawarah.
Copyrights © 2017