Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Iptek Nuklir Ganendra > PENGARUH KONSENTRASI POLIVINIL ALKOHOL, KONSENTRASI URANIUM, pH LARUTAN URANIL NITRAT DAN WAKTU AGEING LARUTAN SOL TERHADAP VISKOSITAS LARUTAN SOL URANIUM

 

Full Text PDF (229 kb)
Jurnal Iptek Nuklir Ganendra
Vol 13, No 1 (2010)
PENGARUH KONSENTRASI POLIVINIL ALKOHOL, KONSENTRASI URANIUM, pH LARUTAN URANIL NITRAT DAN WAKTU AGEING LARUTAN SOL TERHADAP VISKOSITAS LARUTAN SOL URANIUM
Article Info   ABSTRACT
Published date:
13 Nov 2012
 
PENGARUH KONSENTRASI POLIVINIL ALKOHOL, KONSENTRASI URANIUM, pH LARUTAN URANIL NITRATDAN WAKTU AGEING LARUTAN SOL TERHADAP VISKOSITAS LARUTAN SOL URANIUM. Pengaruhkonsentrasi polivinil alkohol, konsentrasi uranium, pH larutan uranil nitrat dan waktu ageing larutan sol terhadapviskositas sol uranium telah dipelajari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh konsentrasi Polivinilalkohol (PVA), konsentrasi uranium, pH larutan uranil nitrat dan waktu ageing larutan sol terhadap viskositas larutansol uranium pada pembuatan umpan proses gelasi eksternal serta pengaruh waktu pengeringan butiran gel UO3.Dibuat larutan PVA 5 % dengan melarutkan sebanyak 1 g PVA dalam 20 ml air pada suhu 80oC selama 60 menit.Setelah itu larutan didiamkan sampai suhunya sama dengan suhu kamar, kemudian ditambahkan span-80 2 % danparafin 2,5 % dan larutan uranil nitrat pada pH 2,1 yang mengandung uranium, 150 /ml. Larutan campuran diadukdan dipanaskan pada suhu 70oC selama 30 menit hingga diperoleh larutan sol uranium, lalu di-ageing-kan selama 2jam pada suhu ruangan. Ditentukan viskositas larutan sol uranium menggunakan viskometer ostwald. Untukmendapatkan butiran gel UO3, larutan sol uranium digelasikan dalam medium NH4OH 7 M, kemudian dicuci dandikeringkan pada suhu ruangan. Setelah itu, di tentukan diameter butiran gel UO3. Menggunakan cara yang sama,percobaan diulangi dengan menvariasi konsentrasi PVA 6-10%, konsentrasi uranium 100-200 g/ml, pH larutan uranilnitrat 2-3, waktu ageing larutan sol selama 1-36 jam dan waktu pengeringan gel UO3 selama 1-10 hari. Hasil analisismenunjukkan bahwa perubahan variabel diatas berpengaruh terhadap viskositas larutan sol uranium padapembuatan umpan proses gelasi eksternal. Pengeringan butiran gel UO3 berpengaruh terhadap diameter butiran.Kondisi relatif baik adalah pada konsentrasi uranium 150 g/ml, konsentrasi PVA 7,5 %; pH larutan uranil nitrat adalahpada pH 2,1 - 2,2; waktu ageing larutan sol uranium selama 1-6 jam dan waktu pengeringan butiran gel UO3 di atas5 hari. Pada kondisi ini menghasilkan sol uranium dengan viskositas sebesar 84,87-85,27 cp dan butiran gel UO3yang dihasilkan berbentuk bulat, berwarna merah dan kuning serta mempunyai diameter butiran rata-rata sebesar1000 μm.Kata Kunci: Sol uranium, viskositas, viskometer Ostwald, sentipoise, diameter butir.
Copyrights © 2012