Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Civil Engineering Dimension > APLIKASI KONSEP BERBASIS PERPINDAHAN PADA PERENCANAAN PILAR BETON BERTULANG UNTUK STRUKTUR JEMBATAN

 

Full Text PDF (294 kb)
Civil Engineering Dimension
Vol 4, No 2 (2002): SEPTEMBER 2002
APLIKASI KONSEP BERBASIS PERPINDAHAN PADA PERENCANAAN PILAR BETON BERTULANG UNTUK STRUKTUR JEMBATAN
Andriono, Takim ( Faculty of Civil Engineering and Planning, Petra Christian University)
Abraham, Abraham ( PT. Gistama Intisemesta)
A.T., L. David ( PT. Jatim Mustika Sarana Steel)
Tjong, Wong Foek ( Faculty of Civil Engineering and Planning, Petra Christian University)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
02 Jun 2004
 
Recently, displacement-based seismic design concept is being developed. According to this concept, structures are designed based on a certain displacement target. This paper presents the application of the displacement-based design concept to reinforced concrete bridge piers of 3, 5, 7, 9 11,and 13 m height. The design results are then analyzed by inelastic time history analysis using Ruaumoko computer program. The results of inelastic time history analysis show that for bridge piers with height 7 m or more, the actual drifts relatively fit the design drifts, while for the 3m and the 5m height piers, the actual drifts are significantly less than the design drifts.

Abstract in Bahasa Indonesia :
Akhir-akhir ini sedang dikembangkan metode perencanaan seismik struktur dengan konsep berbasis perpindahan. Dengan konsep ini struktur direncanakan berdasarkan target perpindahan yang dikehendaki. Tulisan ini membahas aplikasi konsep berbasis perpindahan pada perencanaan struktur pilar jembatan beton bertulang dengan ketinggian 3, 5, 7, 9, 11, dan 13 m. Hasil perencanaan kemudian dianalisis dengan analisis inelastik riwayat waktu dengan menggunakan program komputer Ruaumoko. Hasil analisis inelastik riwayat waktu menunjukkan bahwa untuk pilar dengan ketinggian 7m atau lebih drift yang terjadi cukup sesuai dengan drift yang direncanakan, sedangkan untuk pilar dengan ketinggian 3m dan 5m drift yang terjadi relatif jauh lebih kecil daripada drift yang direncanakan.
Copyrights © 2004