Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Vektora > PENGARUH PENGGUNAAN GLIKOL PADA INSEKTISIDA AQUA-K-OTHRINE 20 EW® (b.a. Deltamethrin 21.9 g/l) TERHADAP NYAMUK Aedes aegypti dan Culex quinquefasciatus DENGAN METODA PENGASAPAN(Thermal Fogging)

 

Full Text PDF (295 kb)
Vektora
Vol 2, No 1 Jun (2010)
PENGARUH PENGGUNAAN GLIKOL PADA INSEKTISIDA AQUA-K-OTHRINE 20 EW® (b.a. Deltamethrin 21.9 g/l) TERHADAP NYAMUK Aedes aegypti dan Culex quinquefasciatus DENGAN METODA PENGASAPAN(Thermal Fogging)
Boesri, Hasan ( B2P2VRP Salatiga)
Boewono, Damar Tri ( B2P2VRP Salatiga)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
02 Dec 2011
 
ENGLISHK-OTHRINE 20 EW® insecticides were tested in 100 and 200 ml/ha with the application of fumigation using pure water as solvent and mixture of water and glycol. It was equally effective to kill Ae. aegypti mosquitoes indoor and outdoor with the mortality of 100%. Similarly, the insecticide effectively provides mortality of 90.0 – 94.8% to the Cx. quinquefasciatus mosquitoes, indoor and outdoor. The effect of fumigation of K-Othrine 20 EW® insecticide using either pure or mixed solvent of water (9.5 l water + 0.5 l glycol) showed no difference to the mortality of mosquitoes, but glycol solution produce the fog, so the particle could be spread out to all directions.INDONESIAPengujian insektisida K-OTHRINE 20 EW® dosis 100 dan 200 ml/ha telah dilakukan dengan aplikasi pengasapan menggunakan pelarut air dan campuran air dengan glikol. Hasil menunjukkan keduanya sama-sama efektif membunuh nyamuk Aedes aegypti di dalam dan luar rumah (kematian 100%); terhadap Culex quinquefasciatus di dalam dan luar rumah efektif memberikan kematian 90.0 – 90.8%. Pengaruh aplikasi pengasapan insektisida K-Othrine 20 EW® baik menggunakan pelarut air maupun campuran (9.5 l air + 0.5 l glikol) menunjukkan tidak berbeda terhadap kematian nyamuk uji, perbedaan pada larutan yang ditambah glikol dapat mengeluarkan kabut sehingga partikel yang dikeluarkan dapat tersebar ke semua arah.
Copyrights © 2011