Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Pythagoras > KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED DALAM ASPEK PENALARAN DAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI SEGITIGA DI KELAS VII

 

Full Text PDF (224 kb)
Pythagoras
Vol 5, No 2: Desember 2009
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED DALAM ASPEK PENALARAN DAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI SEGITIGA DI KELAS VII
Article Info   ABSTRACT
Published date:
24 Feb 2012
 
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen untuk menganalisis keefektifan pembelajaran kontekstual dengan pendekatan open ended dalam aspek penalaran dan pemecahan masalah pada materi segitiga di kelas VII. Permasalahan yang dikaji: 1) Apakah siswa yang mendapatkan pembelajaran kontekstual dengan pendekatan open ended dapat mencapai ketuntasan belajar?, 2) Apakah kemampuan memecahkan masalah siswa yang mendapatkan pembelajaran kontekstual dengan pendekatan open ended lebih baik dari pada siswa dengan pembelajaran metode ekspositori?, 3) Apakah penalaran siswa dapat mencapai kriteria sedang setelah mendapatkan pembelajaran kontekstual dengan pendekatan open ended? Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Kesatrian 2 Semarang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIIA sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VIIE sebagai kelas kontrol. Variabel yang dikaji adalah penalaran dan pemecahan masalah. Data diperoleh dari dokumentasi, tes dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji rata-rata, korelasi, analisis dwifaktor, dan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dapat mencapai ketuntasan belajar, Penalaran siswa menunjukkan 33,33% menunjukkan siswa memiliki penalaran tinggi, 38,88% siswa memiliki penalaran sedang, dan 27 % siswa memiliki penalaran rendah kemudian dari tabel nilai sig 0,000 < 0,05 dengan nilai r = 0,745 artinya penalaran dan pemecahan masalah memiliki hubungan yang sangat kuat sebesar 74,5 %. Kemampuan memecahkan masalah siswa pada kelas pembelajaran kontekstual dengan pendekatan open ended lebih baik. Disimpulkan bahwa pembelajaran kontekstual dengan pendekatan open ended dalam aspek penalaran dan pemecahan masalah pada materi segitiga di kelas VII efektif dan mencapai ketuntasan belajar.Kata kunci : keefektifan, pembelajaran kontekstual, open ended, penalaran, pemecahan masalah
Copyrights © 2012