Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Aspirator > DISTRIBUSI KASUS MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPENAN KABUPATEN SUKABUMI TAHUN 2011

 

Full Text PDF (3,310 kb)
Aspirator
Vol 4, No 2 Des (2012)
DISTRIBUSI KASUS MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPENAN KABUPATEN SUKABUMI TAHUN 2011
Fuadzy, Hubullah ( Loka Litbang P2B2 Ciamis, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia)
Santi, Marliah ( Loka Litbang P2B2 Ciamis, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
08 Mar 2013
 
Abstract. The number of malaria in Simpenan public health centre area needs a quick step in the patients finding by malaria microscopic officers, both by Active Case Detection (ACD) and Passive Case Detection (PCD). The objective of th is article is to determine the distribution of malaria cases at Simpenan public health centre in Sukabumi during 2011. Data collection was carried out by malaria officersfrom Simpenan public health centre by identifying malaria parasite with microscope to any gold miners who just got home and was having a highfever. Malaria cases during the year 2011 experienced an increasing trend (R2 = 0.0175) from January (8.86%) to December (15.18%), 79 cases of malaria was found and the peak of cases happened in December. Malaria was notfound in the age group of 0-14 years, but cases ofmalaria were found in productive age group (15-44 years old = 83%, 45-59 years old = 14%, 2: 60 years old = 3%), and also to all people working as gold miners in malaria-endemic areas i.e. Aceh, Bangka, Jambi, Kalimantan, Medan, Papua, Riau, and Sumbawa. This indicated that malaria in Simpenan was predicted as import cas es. Keywords: malaria, import case, Simpenan Abstrak. Banyaknya penderita malaria di wilayah kerja Puskesmas Simpenan membutuhkan langkah cepat dalam penemuan penderita oleh petugas mikroskopis malaria, baik secara Active Case Detection (ACD) maupun Passive Case Detection (PCD). Tujuan penulisan artikel untuk menggambarkan distribusi malaria di wilayah kerja Puskesmas Simpenan Kabupaten Sukabumi selama tahun 2011. Pengumpulan data dilakukan oleh Juru Malaria Desa (JMD) Puskesmas Simpenan dengan mengidentifikasi parasit malaria secara mikroskopis pada setiap pekerj a tambang emas yang baru sampai di rumahnya serta sedang mengalami demam tinggi. Kasus malaria tahun 2011 mengalami kecenderungan peningkatan (~= 0,0175) dari bulan Januari (8,86%) hingga Desember (15,18), ditemukan 79 kasus malaria dan kasus paling tinggi terjadi pada bulan Desember. Malaria tidak ditemukan pada kelompok usia 0-14 tahun, tetapi ditemukan kasus malaria pada kelompok usia produktif (15-44 tahun = 83%, 45-59 tahun = 14%, 2: 60 tahun = 3%), kemudian seluruh penderita bekerja sebagai pekerja tambang emas di daerah endemis malaria (Aceh, Bangka, Jambi, Kalimantan, Medan, Papua, Riau, dan Sumbawa). Hal ini mengindikasikan bahwa diduga malaria di Simpenan merupakan kasus impor. Kata Kunci: malaria, kasus impor, Simpenan
Copyrights © 2013