Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Buletin Penelitian Sistem Kesehatan > THE KNOWLEDGE AND PRACTICES RELATED TO DENGUE HAEMORRHAGIC FEVER IN BLITAR MUNICIPALITY, EAST JAVA PROVINCE

 

Full Text PDF (868 kb)
Buletin Penelitian Sistem Kesehatan
Vol 6, No 1 Jun (2003)
THE KNOWLEDGE AND PRACTICES RELATED TO DENGUE HAEMORRHAGIC FEVER IN BLITAR MUNICIPALITY, EAST JAVA PROVINCE
Siswanto, Siswanto ( Health Service and Technology Research Center, National Institute of Health Research and Development, Ministry of Health RI)
Suparmanto, Paiman ( Health Service and Technology Research Center, National Institute of Health Research and Development, Ministry of Health RI)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
12 Nov 2012
 
Untuk mengontrol penyakit Demam berdarah Dengue (DBD), Departmen Kesehatan RI telah melaksanakan penyuluhan pemberantasan DBD, baik melalui puskesmas maupun media massa. Dengan menggunakan survei cross-sectional, studi ini bertujuan (i) mengukur pengetahuan DBD dan praktik pemberantasan nyamuk Aedes dari anggota masyarakat, dan (ii) melihat hubungan antara pengetahuan DBD dengan praktik pemberantasan nyamuk Aedes. Dengan menggunakan multistage random sampling, dipilihlah 198 keluarga dari 4 kalurahan dl dua kecamatan, Kota Madya Blitar, Propinsi Jawa Timur. Kepala keluarga atau anggota keluarga lainnya diwawancarai dengan menggunakan kuisioner semi-terstruktur. Keseluruhan ada 198 responden telah diwawancarai. Sembilan puluh tiga persen dari responden telah mendengar istilah DBD. Dari mereka yang pernah mendengar DBD, 87% memperoleh informasi tentang DBD melalui media massa (TV 85,3%, radio 1 ,1%, koran 0,5%), dan hanya 13% dari sumber non media mass (tetangga 12,5%, bidan 0.5%). Setelah dilakukan analisis pengetahuan DBD dengan melihat sub-kelompok populasi, didapatkan bahwa secara statistik pengetahuan DBD antar sub-kelompok adalah heterogen dengan signifikan (P < 0,05) Didapatkan korelasi yang lemah (Spearman r = 0,49), antara praktik pemberantasan nyamuk Aedes dengan pengetahuan DBD. Hasil studi ini membuktikan bahwa media massa merupakan metoda yang penting dalam penyebarluasan informasi tentang DBD. Namun demikian, penyuluhan lewat media tetap harus dlkombinasi dengan pengorganisasian gerakan masyarakat, untuk mencapai aksi nyata masyarakat dalam memberantas nyamuk Aedes.   Kata kunci: Demam Berdarah Dengue, wawancara semi-terstruklur, pengetahuan, praktik, pemberantasan nyamuk Aedes
Copyrights © 2012