Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Buletin Penelitian Sistem Kesehatan > RASIO LINGKAR PINGGANG DAN PINGGUL DENGAN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RSUD KABUPATEN SUKOHARJO

 

Full Text PDF (204 kb)
Buletin Penelitian Sistem Kesehatan
Vol 16, No 1 Jan (2013)
RASIO LINGKAR PINGGANG DAN PINGGUL DENGAN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RSUD KABUPATEN SUKOHARJO
Sunarti, Sunarti ( Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan Kampus II UAD,)
Maryani, Elvia ( Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan Kampus II UAD,)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
01 Aug 2013
 
Latar Belakang: Penyakit  jantung Koroner (PJK) merupakan penyebab utama kematian di Indonesia. Obesitassentral merupakan salah satu faktor risiko yang sering dijumpai pada penderita PJK. Penilaian obesitas yang populer dimasyarakat seperti indeks massa tubuh (IMT) tidak dapat menggambarkan obesitas sentral secara tepat pada individu. Saat ini rasio lingkar pinggang dan pinggul dianggap sebagai salah satu cara pengukuran antropometri yang lebih sensitif, murah dan mudah dalam menilai obesitas sentral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan rasio lingkar pinggang dan pinggul dengan kejadian penyakit jantung koroner di RSUD Kabupaten Sukoharjo. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancangan penelitian cross-sectional. Tekanan darah dan kadar gula darah pada penelitian ini dijadikan sebagai variabel kontrol. Subjek penelitian berjumlah 109 yang ditentukan secara simple random sampling. Subjek penelitian adalah pasien yang datang ke IGD RSUD Kabupaten Sukoharjo yang dilakukan pemeriksaan EKG antara bulan Mei hingga September 2009. Hasil: Berdasarkan uji chi-square diperoleh hasil hubungan rasio lingkar pinggang dan pinggul dengan PJK dengan nilai RP = 1.760; CI 95% = 1,115 < RP < 2.778 dan p-value = 0,007. Hubungan tekanan darah dengan kejadian PJK dengan nilai RP = 1.533; CI 95% = 1,041 < RP < 2.256 dan p-value = 0,022 sedangkan hubungan kadar gula darah dengan PJK dengan nilai RP = 1,148; CI 95% = 0,779 < RP< 1.691 dan p-value = 0,317. Berdasarkan analisis multivariat dengan regresi logistik didapatkan hasil terdapat hubungan rasio lingkar pinggang pinggul dengan PJK dengan nilai p-value 0,028. Tidak ada hubungan antara tekanan darah dan kadar gula darah dengan nilai p-value 0,083 dan 0,782. Kesimpulan: terdapat hubungan antara rasio lingkar pinggang pinggul dengan kejadian PJK pada pasien di RSUD Kabupaten Sukoharjo.
Copyrights © 2013