Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > JURNAL FISIKA Himpunan Fisika Indonesia > STUDI KAPABILITAS TRANSMUTASI PLUTONIUM DAN AKTINIDA MINOR DENGAN REAKTOR CEPAT BERPENDINGIN NATRIUM, TIMBAL DAN GAS HELIUM

 

JURNAL FISIKA Himpunan Fisika Indonesia
Vol 8, No 2 (2008)
STUDI KAPABILITAS TRANSMUTASI PLUTONIUM DAN AKTINIDA MINOR DENGAN REAKTOR CEPAT BERPENDINGIN NATRIUM, TIMBAL DAN GAS HELIUM
Marsodi, Marsodi ( PPIN BATAN)
Suwoto, Suwoto ( PTRKN BATAN)
Zuhair, Zuhair ( PPIN BATAN)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
24 Jul 2013
 
Makalah ini membahas studi kapabilitas transmutasi plutonium (Pu) dan akninida minor dengan reaktor cepat berpendingin natrium (sodium, Na), timbal (lead, Pb) dan gas helium (helium, He). Bahan bakar metalik [(U+Pu+MA)+Zr] dipilih dalam reaktor ini dengan komposisi plutonium (Pu) 25% dan aktinida minor (MA) 10 %. Perhitungan reaktor cepat dikerjakan dengan program neutronik komprehensif SRAC95. Analisis efektivitas dan kapabilitas transmutasi dikerjakan berdasarkan hasil perhitungan transmutasi yang dilakukan dengan memanfaatkan persamaan difusi multi kelompok danpustaka data tampang lintang efektif tipikal 26-kelompok. Hasil perhitungan memperlihatkan bahwa reaktor cepat berpendingin gas helium (He) memiliki spektrum fluks neutron yang paling keras diantara tiga pendingin karena kapabilitas moderasinya yang sangat rendah. Dari komparasi spektrumneutron diperlihatkan bahwa pendingin gas helium (He) menunjukkan laju transmutasi plutonium (Pu) dan aktinida minor (MA) yang paling baik sedangkan teras berpendingin natrium (Na) dan timbal (Pb) diestimasi ekuivalen. Fraksi transmutasi dengan teras berpendingin natrium (Na) dan timbal (Pb) hampir identik dengan nilai 17,6-19,4% per tahun untuk plutonium (Pu) dan 10,2-12,2% per tahun untuk aktinida minor (MA). Kapabilitas transmutasi dengan teras berpendingin helium (He) menunjukkan nilai yang paling tinggi. Dari hasil-hasil di atas dapat disimpulkan bahwa efek pemilihanpendingin dalam desain reaktor cepat tidak dapat diabaikan dari titik pandang transmutasi plutonium (Pu) dan aktinida minor (MA).This paper discusses the study on transmutation capabilities of plutonium (Pu) and minor actinide (MA) using sodium (Na), lead (Pb) and helium gas (He) cooled fast reactor. The metallic fuel element[(U+Pu+MA)+Zr] was chosen in this reactor with compositions of 25% plutonium (Pu) and 10 % minor actinide (MA). The fast reactor calculation was done using comprehensive neutronics code SRAC95. Analysis of transmutation effectiveness and capability was employed based on transmutation calculation results carried out utilizing multi-group diffusion equation and 26-group typical effectivecross-section data library. The calculation results show that the helium gas-cooled fast reactor has the hardest neutron flux spectra among three coolants because of its very low moderation capability.From neutron spectra comparison, it is shown that helium gas coolant is indicated as having the best transmutation rate of plutonium (Pu) and minor actinide (MA), while sodium (Na) and lead (Pb) cooled core are estimated to be equivalent. Transmutation fraction using sodium (Na) and lead (Pb) cooled cores are almost identical with value of 17,6-19,4% per year for plutonium (Pu) and 10,2-12,2% per year for minor actinide (MA). Transmutation capabilities using helium (He) cooled core indicates the highest value. From the above results, it can be concluded that the effect of coolant selection in fast reactor design can not be neglected from the point-view of plutonium (Pu) and minor actinide (MA) transmutations.
Copyrights © 2013