Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > SASINDO > NILAI KEISLAMAN DAN ANTI KEKERASAN DALAM NOVEL SABDA-SABDA CINTA KARYA NAJIB KAILANY

 

Full Text PDF (65 kb)
SASINDO
Vol 1, No 1 Januari (2013): SASINDO
NILAI KEISLAMAN DAN ANTI KEKERASAN DALAM NOVEL SABDA-SABDA CINTA KARYA NAJIB KAILANY
Article Info   ABSTRACT
Published date:
03 Oct 2013
 
Penelitian ini berjudul “Nilai Keislaman dan Anti Kekerasan dalam NovelSabda-Sabda Cinta Karya Najib Kailany”.Permasalahan dalam Penelitian ini adalah bagaimana nilai keislaman dananti kekerasan dalam novel Sabda-Sabda Cinta karya Najib Kailany? Tujuan yanghendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendePenskripsikan nilaikeislaman dan Anti Kekerasan dalam novel Sabda-Sabda Cinta karya NajibKailany.Penulisan Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif,kepustakaan dan analisis dengan pendekatan religi.Penelitian ini disampaikan secara keseluruhan bahwa nilai keislaman dananti kekerasan yang terdapat dalam novel Sabda-Sabda Cinta karya Najib Kailanyadalah sebagai berikut. Unsur Intrinsik yang terdapat dalam novel Sabda-SabdaCinta meliputi tokoh, penokohan, dan latar. Nilai Keislaman yang terdapat dalamnovel Sabda-Sabda Cinta berdasarkan teori Religiusitas yaitu mengatur hubunganmanusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan sesama manusia, danhubungan manusia dengan lingkungan. Adapun Nilai Keislaman dalam novel iniantara lain (1) Nilai Keimanan atau Aqidah, berarti kepercayaan atau keyakinan;(2) Nilai Keibadahan atau Syariah berarti jalan yang harus ditempuh seorangmuslim.; (3) Nilai Kesusilaan atau Akhlak dan Anti Kekerasan berarti kekuatanjiwa yang mendorong perbuatan tanpa adanya kekerasan. Dalam novel ini yangmempunyai nilai keimanan, nilai keibadahan dan nilai kesusilaan dimiliki olehtokoh Iryan, Syaikh Iedoul Housaini, dan Maishun.Bagi calon guru Bahasa dan Sastra Indonesia hendaknya sering mengikutiperkembangan sastra, sehingga dapat memperluas wawasan dalam bidang Bahasadan Sastra Indonesia.Kata Kunci: nilai keislaman, anti kekerasan
Copyrights © 2013