Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan > PERUBAHAN JARINGAN ORGAN IKAN KOMET (Carrasius auratus) PERUBAHAN JARINGAN ORGAN IKAN KOMET (Carrasius auratus) YANG DI INFEKSI DENGAN Aeromonas hydrophila

 

Full Text PDF (347 kb)
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan
Vol 2, No 1 (2013)
PERUBAHAN JARINGAN ORGAN IKAN KOMET (Carrasius auratus) PERUBAHAN JARINGAN ORGAN IKAN KOMET (Carrasius auratus) YANG DI INFEKSI DENGAN Aeromonas hydrophila
Yulianto, Rahmat ( Mahasiswa Jurusan Budidaya Perairan Fakultas pertanian Unila)
Adipura, Yudha Trinoegraha ( Jurusan Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Unila)
-, Wardiyanto ( Jurusan Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Unila)
Setyawan, Agus ( Jurusan Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Unila)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
21 Oct 2013
 
Infeksi penyakit khususnya yang disebabkan oleh bakteri patogen pada ikan hias yang dijual di toko ikan hias sangat mudah terjadi dan merugikan penjual dan konsumen ikan hias. Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi bakteri patogen pada ikan komet (Carassius auratus) dari toko ikan hias di Kota Bandar Lampung dan mengamati perubahan jaringan organ ikan yang terinfeksi oleh bakteri patogen tersebut. Sampel ikan diperoleh dari toko ikan hias di daerah Rajabasa. Sampel bakteri patogen diisolasi dari tubuh ikan komet dan Postulat Koch dilakukan untuk memastikan bakteri tersebut sebagai patogen pada ikan komet. Identifikasi bakteri dilakukan di Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Lampung. Perubahan jaringan organ seperti insang, jantung, hati, ginjal, otot dan usus diamati pada tingkat konsentrasi bakteri (105-108 CFU/ikan). Hasil menunjukkan bahwa Aeromonas hydrophila teridentifikasi sebagai bakteri patogen pada ikan komet. Perubahan gejala  klinis dan jaringan organ menunjukkan kerusakan yang berbeda pada tingkat konsentrasi yang berbeda. Perubahan gejala klinis mulai tampak tetapi tidak diikuti dengan kerusakan jaringan organ terjadi pada konsentrasi bakteri 105 CFU/ikan. Kerusakan jaringan organ semakin parah dengan meningkatnya konsentrasi bakteri. Kerusakan jaringan organ kronis, sub akut  dan akut dapat teramati dengan jelas pada perbedaan konsentrasi bakteri antara 106, 107dan 108 CFU/ikan. Infeksi Aeromonas hydrophila yang merugikan usaha penjualan ikan hias memerlukan tindakan penanggulangan seperti karantina, biosekuritas, vaksinasi dan pemberian probiotik atau prebiotik.
Copyrights © 2013