Logo IPI  
Journal > Insisiva Dental Journal > UJI TEMPERATUR AIR PENCAMPUR TERHADAP SETTING TIME BAHAN CETAK KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana)

 

Full Text PDF (136 kb)
Insisiva Dental Journal
Vol 1, No 1 (2012)
UJI TEMPERATUR AIR PENCAMPUR TERHADAP SETTING TIME BAHAN CETAK KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
20 Sep 2012
 
  Bahan cetak gigi adalah bahan yang digunakan untuk membuat  replica  (model) gigi dan jaringan sekitarnya. Bahan cetak harus memenuhi syarat, salah satunya harus memiliki setting time yang cukup sehingga operator dan pasien dapat melakukan pencetakan gigi dengan baik. Penentuan waktu gelasi bisa ditentukan oleh beberapa faktor yaitu temperatur air, W/P ratio dan bahan pengisi yang dipakai. Namun cara modifikasi tersebut banyak memberikan efek pada sifat gel seperti elastisitas, dan mempengaruhi kekuatan terhadap robekan. Cara lain yang lebih aman ialah dengan mengubah temperatur air pencampur. Pada bahan cetak alginat, terbukti bahwa semakin tinggi temperatur, semakin pendek waktu gelasi. Namun belum ada pembuktian bahwa sifat-sifat tersebut berlaku untuk bahan cetak kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh temperatur air pencampur terhadap setting time bahan cetak kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana).  Dua puluh lima spesimen dibagi menjadi 5 kelompok : kelompok 1 (10°C), kelompok 2 (15°C), kelompok 3 (20ºC), kelompok 4 (25°C) dan kelompok 5 (30°C). Pengukuran setting time menggunakan alat ukur indikator setting time berbentuk batang silindris dari bahan poly (methyl methacrylate).   Hasil uji statistik ANAVA satu jalur menunjukkan bahwa temperatur air pencampur berpengaruh terhadap  setting time  bahan cetak kulit buah Manggis (Garcinia mangostana) (p < 0,05). Hasil uji LSD 0,05 menunjukkan adanya perbedaan setting time yang bermakna antar setiap kelompok tempetatur air pencampur yang digunakan, kecuali pada kelompok temperatur air pencampur 20°C dan 25°C. Kedua kelompok temperatur air pencampur tersebut tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna karena kedua kelompok temperatur air pencampur tersebut berada pada temperatur air pada suhu ruangan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah temperatur air pencampur suhu 10°C, 15°C, 20°C, 25°C dan 30°C mempengaruhi lama  setting time bahan cetak kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana) dan semakin tinggi temperatur air pencampur yang diuji,  setting time  semakin pendek (cepat). Setting time  tercepat terdapat pada kelompok suhu (temperatur) air pencampur 30° C.  Kata kunci : bahan cetak kulit buah Manggis (Garcinia mangostana), setting time, temperatur air
Copyrights © 2012