Announcement
Starting on July 4, 2018 the Indonesian Publication Index (IPI) has been acquired by the Ministry of Research Technology and Higher Education (RISTEKDIKTI) called GARUDA Garba Rujukan Digital (http://garuda.ristekdikti.go.id)
For further information email to portalgaruda@gmail.com

Thank you
Logo IPI  
Journal > Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan > HUBUNGAN HARGA DIRI DAN OPTIMISME DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA MAN MAGUWOHARJO SLEMAN YOGYAKARTA

 

Full Text PDF (494 kb)
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan
Vol 1 No 1 Agustus 2013
HUBUNGAN HARGA DIRI DAN OPTIMISME DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA MAN MAGUWOHARJO SLEMAN YOGYAKARTA
Article Info   ABSTRACT
Published date:
27 Sep 2013
 
Abstrak Motivasi merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia, sebab motivasi akan mendorong tercapainya cita-cita dan harapan. Khusus bagi siswa-siswa yang masih harus menyelesaikan pendidikan formal, motivasi belajar adalah salah satu alat untuk mewujudkan harapan, impian dan cita-cita. Ada banyak variabel yang bisa mempengaruhi naik turunnya motivasi belajar seseorang. Dari beberapa literatur dan hasil penelitian, variabel harga diri dan optimisme mempunyai hubungan dengan tinggi rendahnya motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri, optimisme dan motivasi belajar, dengan mengambil subjek penelitian siswa MAN Maguwoharjo Sleman Yogyakarta. Harga diri dan optimisme sebagai variabel bebas dan motivasi belajar sebagai variabel terikat. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan hipotesis yang diajukan adalah pertama, ada hubungan antara harga diri dan optimisme terhadap motivasi belajar, kedua, ada hubungan antara harga diri dengan motivasi belajar dan ketiga, ada hubungan antara optimisme dengan motivasi belajar. Subjek penelitian yang diambil sebanyak 87 siswa dari kelas XI. Alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah skala harga diri, skala optimisme dan skala motivasi belajar. Ketiga skala ini menggunakan model skala likert yang terdiri dari empat alternatif jawaban. Hasil uji regresi menunjukkan koefisien (R) sebesar 0,310, dengan tingkat signifikansi 0,014 (p< 0,05). Karena nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 maka hipotesis pertama diterima. Sedangkan hubungan mandiri antara harga diri dengan motivasi belajar sebesar rxy= 0,253, p= 0,009 (p< 0,05) yang berarti hubungan yang signifikan. Hubungan antara optimisme dengan motivasi belajar juga memiliki hubungan yang signifikan dengan rxy= 0,306 , p= 0,002 (p< 0,05). Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah pertama, ada hubungan antara harga diri dan optimisme dengan motivasi belajar. Kedua, ada hubungan antara harga diri dengan motivasi belajar. Semakin tinggi harga diri siswa semakin tinggi pula motivasi belajarnya. Ketiga, ada hubungan antara optimisme dengan motivasi belajar, semakin tinggi rasa optimisme siswa akan semakin tinggi pula motivasi belajar mereka.Kata Kunci: harga diri, optimisme, motivasi belajar, MAN Maguwoharjo
Copyrights © 2013