Logo IPI  
Journal > Jurnal Planta Tropika > Pencapaian Fase Embriosomatik Manggis (Garcinia mangostana L.) dengan Penambahan Thidiazuron dalam Medium Setengah MS Cair

 

Full Text PDF (208 kb)
Jurnal Planta Tropika
Vol 4, No 1 (2016)
Pencapaian Fase Embriosomatik Manggis (Garcinia mangostana L.) dengan Penambahan Thidiazuron dalam Medium Setengah MS Cair
Rineksane, Innaka Ageng ( Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Jl. Lingkar Selatan, Kasihan, Bantul, Yogyakarta 55183)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
10 Feb 2016
 
Permintaan manggis yang meningkat tidak diiringi dengan produksinya disebabkan manggis masih diusahakan secara konvensional. Upaya perbanyakan manggis dilakukan melalui embriogenesis somatik. Penelitian ini bertujuan menguji penggunaan Thidiazuron dengan konsentrasi berbeda dalam medium ½ MS untuk mencapai fase embriosomatik manggis dari kalus asal biji. Penelitian terdiri dari 2 eksperimen. Eksperimen 1 : Kalus embriogenik seberat 1 g dari medium MS padat yang mengandung Thidiazuron (0,1; 0,5; dan 1 mg/l) dan 2,4-Dichlorophenoxy acetic acid (4,6,8 dan 10 mg/l) disubkultur ke dalam medium ½ MS0 cair. Eksperimen 2 : Kalus embriogenik seberat 1 g dari medium MS padat yang telah dihomogenisasi dalam medium ½ MS0 cair selama 2 minggu, disubkultur ke dalam medium ½ MS cair yang mengandung Thidiazuron (0, 1, 2, 4 dan 8 mg/L) dan Casein hydrolysate 500 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan kalus embriogenik manggis yang disubkultur ke dalam medium ½ MS0 cair mampu membentuk kultur suspensi sel. Struktur embrio somatik berupa globular, hati dan torpedo telah terbentuk dalam waktu 8 minggu pada suspensi sel yang diperoleh dari kalus yang sebelumnya ditumbuhkan pada medium ½ MS padat yang mengandung 10 mg/L 2,4-D dan 1 mg/L Thidiazuron. Kultur suspensi dalam media ½ MS cair dengan atau tanpa penambahan Thidiazuron dan Casein hydrolysate telah menghasilkan bentukan embriosomatik globular, hati dan torpedo setelah 6 bulan inkubasi.
Copyrights © 2016