Logo IPI  
Journal > Jurnal Planta Tropika > Mineral Mudah Lapuk Material Piroklastik Merapi dan Potensi Keharaannya Bagi Tanaman

 

Full Text PDF (424 kb)
Jurnal Planta Tropika
Vol 4, No 2 (2016)
Mineral Mudah Lapuk Material Piroklastik Merapi dan Potensi Keharaannya Bagi Tanaman
Aini, Lis Noer ( Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Jl. Lingkar Selatan, Kasihan, Bantul, Yogyakarta 55183, Indonesia Telp. 0274 387656)
Mulyono, Mulyono ( Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Jl. Lingkar Selatan, Kasihan, Bantul, Yogyakarta 55183, Indonesia Telp. 0274 387656)
Hanudin, Eko ( Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Jl. Flora, Bulaksumur, Depok, Sleman, Yogyakarta 55281, Indonesia, Telp./fax.: (0274) 563062)
Article Info   ABSTRACT
Published date:
14 Aug 2016
 
Erupsi Gunung Merapi memberikan dampak negatif bagi masyarakat, namun di sisi lain terdapat manfaat besar didalamnya yaitu melakukan penyuburan kembali terhadap tanah yang ada. Proses pemudaan kembali tanah dengan material yang kaya akan unsur hara sering dikenal dengan istilah rejuvinalisasi (pemudaan kembali). Secara umum, batuan mengandung mineral tertentu maupun kumpulan mineral, yang mempunyai potensi keharaan cukup besar yang dapat dimanfaatkan oleh tanaman dalam bentuk mineral mudah lapuk (weatherable mineral). Oleh karena itu, informasi mengenai kandungan mineral primer material vulkanik Gunung Merapi yang memiliki potensi keharaan bagi tanaman perlu diketahui. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa material piroklastik Merapi berasal dari magma andesit basaltik dengan kandungan mineral primer mudah lapuk dominan berupa plagioklas. Pemanfaatan material vulkanik sebagai agromineral dapat dilakukan, karena kandungan hara potensial yang ada dalam mineralnya, dan termasuk ke dalam golongan mineral yang mudah lapuk.
Copyrights © 2016